Penjualan Retail BYD Melonjak 100 Persen, Pangsa Pasar Naik Jadi 6,3 Persen

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BYD di GIIAS Semarang 2026. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
BYD di GIIAS Semarang 2026. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

BYD Motor Indonesia masih menorehkan performa penjualan yang apik sampai kuartal tiga 2026. Catatan distribusi dari diler ke konsumen langsung atau retail saat ini sudah menyentuh angka 42.710 unit.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menampilkan, hasil tersebut bahkan naik signifikan 100,38 persen dibanding periode Januari ke September 2025 yang saat itu hanya peroleh 21.314 unit.

Lonjakan volume secara otomatis terkatrol penguasaan pasar atau market share retail BYD di dalam negeri. Pangsa pasar jenama China ini melesat tajam dari 3,6 persen pada September 2025 menjadi 6,3 persen pada bulan yang sama tahun ini.

Pun performa bulanan BYD juga memperlihatkan tren positif yang sangat konsisten. Pada September 2026, retail BYD menyentuh 7.421 unit, naik 8,16 persen dibanding Agustus 2026 (6.861 unit) dan meroket 264,49 persen dibanding September 2025 (2.036 unit).

BYD Atto 1 di GIIAS 2025. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Porsi pasar retail BYD tercatat merambat naik bertahap dari 3,8 persen pada Januari 2026 hingga menyentuh 6,3 persen pada September kemarin. Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan buka suara.

Menurutnya saat ini ada tiga model yang sedang menjadi tulang punggung penjualan yakni BYD Atto1, BYD M6 EV, dan juga versi hibrida terbarunya yaitu M6 DM-i yang terlihat menunjukkan penyerapan di pasar.

"Atto 1 saat ini masih paling tinggi. M6 DM-i traksinya juga sudah lumayan oke, saat ini hasilnya secara kontribusi mendekati 50 persen ya dari total," kata Luther ditemui di Jakarta, (12/10/2026).

Melihat laporan Gaikindo, tiga model yang jadi penyokong penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) BYD di Tanah Air saat ini adalah BYD Atto 1 yang jumlahnya 24.749 unit, lalu BYD M6 EV 7.073 unit, dan BYD M6 DM-i sebanyak 5.121 unit. Berikut detailnya.

Penjualan wholesales BYD Januari-September 2026

  1. BYD Atto 1: 24.749 unit

  2. BYD M6 EV: 7.073 unit

  3. BYD M6 DM-i: 5.121 unit

  4. BYD Sealion 7: 4.266 unit

  5. BYD Atto 3: 1.778 unit

  6. BYD Seal: 330 unit

  7. BYD Dolphin: 201 unit.

Penjualan retail BYD Januari-September 2026: 42.710 unit (market share 6,3 persen)

  • Agustus 2026: 6.861 unit

  • September 2026: 7.421 unit

  • Total retail September 2026: 81.243 unit.

Penjualan retail BYD Januari-September 2025: 21.314 unit (market share 3,6 persen)

  • Agustus 2025: 2.746 unit

  • September 2025: 2.036 unit

  • Total retail September 2025: 63.766 unit.

Market share BYD 2026 (retail)

  • Januari: 2.516 unit (3,8 persen)

  • Januari-Februari: 6.112 unit (4,2 persen)

  • Januari-Maret: 10.265 unit (4,8 persen)

  • Januari-April: 16.539 unit (5,8 persen)

  • Januari-Mei: 19.431 unit (5,4 persen)

  • Januari-Juni: 23.188 unit (5,3 persen)

  • Januari-Juli: 28.428 unit (5,6 persen)

  • Januari-Agustus: 35.289 unit (6 persen)

  • Januari-September: 42.710 unit (6,3 persen).