Pindad dan KG Mobility Targetkan Bisa Produksi 200 Ribu Mobil Nasional
ยทwaktu baca 2 menit

Perusahaan otomotif asal Korea Selatan KG Mobility akan mengirimkan 200 ribu kendaraan listrik yang nantinya akan dikembangkan menjadi mobil nasional oleh PT Pindad di Indonesia.
Kabar tersebut merupakan isi dari perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh Pindad dan KG Mobility di kantor pusat Pindad di Bandung, belum lama ini.
Disitat dari The Investor, selain mobil, kemitraan tersebut juga akan menggarap bus listrik untuk Indonesia. Selain itu, proyek ini juga menjadi bagian dari rencana pengembangan produksi 2 juta kendaraan listrik roda empat atau lebih dan sebanyak 12 juta motor listrik pada tahun 2030.
Chairman KGM Kwak Jae-sun menjelaskan, KG Mobility sebagai produsen mobil merek SSanyong sudah dikirim ke berbagai negara.
"Musso Sports dan Rexton telah mendapatkan pengakuan global di pasar global, setelah dipasok sebagai kendaraan resmi ke negara-negara seperti Inggris, Bulgaria, dan Peru," ujarnya.
Selain itu, dirinya juga yakin bila Indonesia punya potensi di sektor otomotif bila dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara.
"Dengan munculnya Indonesia sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara dan memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, hal ini menghadirkan peluang bisnis yang sangat menarik. KGM berkomitmen untuk memperluas volume penjualannya dengan memanfaatkan produk-produk unik dan pendekatan pemasaran strategis kami," pungkasnya.
Selain memasok kendaraan ke Tanah Air, nantinya KG Mobility juga punya peran dalam memantau dari sisi produk, teknologi serta rekayasa kendaraan yang dikirim ke Indonesia.
Sebelum melakukan kerja sama pada proyek mobil nasional ini KG Mobility sebenarnya sudah ikut serta dalam mengembangkan beberapa kendaraan yang diproduksi oleh Pindad.
Pada tahun lalu, KG Mobility sudah menyuplai kit knock-down dari Ssangyong Rexton sebanyak 1.060 unit.
