Pindad Gandeng Pabrikan Korea Selatan Garap Mobil Nasional

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
(ki-ka) Direktur Utama Pindad Sigit P. Santosa, Ketua KGM Kwak Jae-sun, dan Direktur Utama KGM Hwang Ki-young berpose untuk foto setelah menandatangani perjanjian kemitraan di kantor pusat perusahaan pertahanan Indonesia tersebut di Bandung. Foto: Pindad
zoom-in-whitePerbesar
(ki-ka) Direktur Utama Pindad Sigit P. Santosa, Ketua KGM Kwak Jae-sun, dan Direktur Utama KGM Hwang Ki-young berpose untuk foto setelah menandatangani perjanjian kemitraan di kantor pusat perusahaan pertahanan Indonesia tersebut di Bandung. Foto: Pindad

PT Pindad mengumumkan kerja sama dengan pabrikan otomotif asal Korea Selatan, KG Mobility Corp. Rencannya, kemitraan tersebut bakal menggarap proyek mobil dan bus listrik nasional Indonesia.

Berdasarkan laporan dari The Investor, nantinya KG Mobility akan memasok mobil dan bus listrik untuk PT Pindad. Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan di kantor pusat Pindad yang berada di Bandung, Jawa Barat pada Kamis lalu (8/5).

Prosesi penandatanganan tersebut dihadiri tokoh-tokoh seperti Chairman KG Mobility Corp. Kwak Jae-sun, CEO KGM Hwang Ki-young, CEO KGMC Kim Jong-hyun dan CEO Pindad Sigit P. Santosa.

PT Pindad memperkenalkan MV3 Garuda Limousine, kendaraan terbaru produksi industri pertahanan dalam negeri yang digunakan oleh Presiden Terpilih, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih, Gibran Rakabuming Raka. Foto: Pindad

Berdasarkan isi perjanjian tersebut, KG Mobility akan bersama-sama dengan Pindad mengembangkan 200 ribu kendaraan listrik yang nantinya jadi mobil nasional Indonesia. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan target 2 juta kendaraan listrik dan 12 juta sepeda motor listrik pada 2030.

Lebih lanjut, KG Mobility selaku produsen mobil merek Ssangyong punya peran dalam meninjau produk, teknologi, hingga melakukan rekayasa kendaraan tersebut.

Sebenarnya, keikutsertaan KG Mobility dalam pengembangan kendaraan Pindad bukanlah hal baru. Tahun lalu, KG Mobility mengirim 1.060 unit Ssangyong Rexton berupa kit knock-down. Rencananya, pengiriman akan ditingkatkan menjadi 3.000 unit pada tahun ini.

Wujud Pindad Maung MV3 Tangguh. Foto: Dok. PT Pindad

"Musso Sports dan Rexton telah mendapatkan pengakuan global di pasar global, setelah dipasok sebagai kendaraan resmi ke negara-negara seperti Inggris, Bulgaria, dan Peru," kata Chairman KGM Kwak Jae-sun.

"Dengan munculnya Indonesia sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara dan memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, hal ini menghadirkan peluang bisnis yang sangat menarik. KGM berkomitmen untuk memperluas volume penjualannya dengan memanfaatkan produk-produk unik dan pendekatan pemasaran strategis kami," lanjutnya.

Wujud Pindad Maung MV3 Tangguh. Foto: Dok. PT Pindad

Selain menjalin kerja sama dengan Pindad, pada bulan Maret, KG Mobility juga menandatangani nota kesepahaman dengan Fabrica De Armas Y Municiones Del Ejercito, perusahaan milik Angkatan Darat Peru.

Kerja sama tersebut untuk meningkatkan pasokan kendaraan dinas dan kerja sama teknologi. Selain itu untuk mempercepat penetrasinya ke pasar negara berkembang dan memperluas operasi bisnis.