Putus Penyebaran Corona, Yamaha Indonesia Hentikan Sementara Aktivitas Produksi

kumparanOTOverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Yamaha  Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Yamaha Foto: dok. Istimewa

Produsen roda dua di Indonesia, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menghentikan sementara aktivitas produksi per 3 sampai 19 April 2020. Keputusan ini dibuat sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

Informasi itu disampaikan langsung Manager Public Relation PT YIMM, Antonius Widiantoro. Menurutnya, langkah ini diambil sesuai dengan imbauan dan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dari pemerintah.

"Ini sesuai dengan imbauan pemerintah dan gubernur, untuk mengurangi dampak dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19," jelasnya kepada kumparan, Kamis (2/4).

Pabrik Yamaha Foto: dok. Istimewa

Yamaha, lanjut Anton, memprioritaskan kesehatan dan keamanan seluruh karyawannya di Indonesia.

"Menjaga kesehatan dari seluruh karyawan Yamaha dan karyawan supplier selama wabah ini agar mereka dapat stay di rumah. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan bersama," tambah dia.

All New Yamaha NMax 2020 Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Anton menjamin stok unit produk garpu tala baik untuk pasar domestik maupun ekspor tetap mencukupi.

"Itu aman," katanya.

Penjualan dan after sales tetap jalan

Perawatan 4 Tahun Yamaha NMax Foto: Dok. Bangkit Jaya Putra/kumparanOTO

Menyoal pelayanan penjualan, servis, dan ketersedian spare part, Anton mengatakan akan berjalan normal. Sebelumnya, YIMM juga sudah meluncurkan program Service Kunjungan Yamaha (SKY) sebagai respons situasi corona di Tanah Air.

"Pelayanan di diler masih tetap seperti biasa. Namun bagi konsumen yang tidak bisa datang ke diler dapat menghubungi diler untuk melakukan pembelian maupun servis dengan memanfaatkan SKY," ucap Anton.

collection embed figure