Relaksasi PPnBM Jalan 4 Bulan, Mobil Apa yang Paling Laris?
·waktu baca 2 menit

Penerapan relaksasi PPnBM kini telah memasuki 5 bulan sejak digulirkan pertama kali pada awal Maret 2021. Dihadirkannya relaksasi PPnBM ini bertujuan untuk memberikan stimulus bagi penjualan mobil baru di Tanah Air.
Ada 24 mobil dari 7 merek berbeda yang masuk daftar penerima relaksasi PPnBM. Seluruh mobil itu, tentu saja telah diproduksi di dalam negeri dan memiliki local purchase minimal 60 persen.
Masing-masing mobil tersebut juga memiliki diskon PPnBM yang berbeda-beda. Untuk mobil berkapasitas mesin sampai 1.500 cc dan berpenggerak roda 4x2, mendapatkan diskon PPnBM 100 persen hingga Agustus 2021.
Sementara untuk mobil berkapasitas mesin 1.500 cc sampai 2.500 cc dengan penggerak roda 4x2, diskonnya hanya 50 persen hingga Agustus 2021. Lalu untuk mobil berkapasitas mesin 1.500 cc sampai 2.500 cc berpenggerak roda 4x4, mendapatkan diskon 25 persen hingga Agustus 2021.
Lantas, dari 24 mobil yang mendapatkan relaksasi PPnBM tersebut, mobil manakah yang mencatatkan wholesales paling banyak hingga Juni 2021? Berikut ulasannya.
Toyota Avanza jadi yang paling laris
Berdasarkan data wholesales Gaikindo hingga Juli 2021, Toyota Avanza berhasil mencatatkan wholesales tertinggi di antara mobil lainnya yang masuk dalam daftar penerima relaksasi PPnBM.
Dari Maret hingga Juni 2021, Toyota Avanza berhasil membukukan angka 21.761 unit. Bila dikomparasikan dengan periode sama pada 2020, ada peningkatan signifikan hingga 177 persen dari 7.855 unit.
Menyusul di posisi kedua ada Mitsubishi Xpander yang sukses terdistribusi sebanyak 16.937 unit atau naik 201 persen bila dibandingkan Maret-Juni 2020 lalu yang hanya 5.614 unit.
Lalu di posisi ketiga ada Toyota Rush yang hanya tertinggal tipis dari Xpander dengan catatan wholesales 16.842 unit. Bila dibandingkan periode sama pada 2020 yang membukukan 3.000 unit, terjadi lonjakan hingga 461 persen.
Tak mau kalah dengan para mobil bermesin 1.500 cc, Toyota Innova yang memiliki kapasitas mesin di atas 1.500 cc dan baru mendapatkan relaksasi PPnBM pada April 2021, rupanya berhasil menyodok ke posisi 4 dengan torehan wholesales 13.086 unit dari April hingga Juni 2021.
Capaian Innova itu melonjak drastis hingga 1.204 persen bila dibandingkan April-Juni 2020 yang hanya 1.164 unit. Menutup 5 besar, ada Daihatsu Terios yang mencatatkan distribusi 7.421 unit atau naik hingga 2.700 persen dibandingkan periode sama 2020 yang hanya 265 unit.
Berikut klasemen wholesales penerima relaksasi PPnBM
Toyota Avanza - 21.761 unit
Mitsubishi Xpander - 16.937 unit
Toyota Rush - 16.842 unit
Toyota Innova - 13.086 unit
Daihatsu Terios - 7.421 unit
Honda Brio RS - 6.848 unit
Honda HR-V - 5.783 unit
Suzuki Ertiga - 5.720 unit
Daihatsu Rocky - 4.642 unit
Suzuki XL7 - 4.168 unit
Toyota Fortuner - 3.996 unit
Wuling Confero - 3.988 unit
Toyota Raize - 3.911 unit
Daihatsu Gran Max Minibus - 3.701 unit
Honda City Hatchback - 3.088 unit
Toyota Yaris - 3.002 unit
Daihatsu Xenia - 2.968 unit
Honda Mobilio - 2.168 unit
Honda CR-V - 1.740 unit
Daihatsu Luxio - 1.139 unit
Honda BR-V - 1.003 unit
Toyota Sienta - 333 unit
Toyota Vios - 324 unit
Nissan Livina - 261 unit.
Dari daftar klasemen di atas, ada 7 mobil yang baru mendapatkan relaksasi PPnBM pada April 2021. Ketujuh mobil itu, yakni Toyota Innova, Toyota Fortuner, Toyota Raize, Daihatsu Rocky, Honda City Hatchback, Honda HR-V 1.8 liter, dan Honda CR-V.
Kendati baru mendapatkan relaksasi PPnBM pada April, Toyota Innova dan Daihatsu Rocky rupanya berhasil mencatatkan angka penjualan yang positif dan mampu bertengger di 10 besar klasemen wholesales penerima relaksasi PPnBM.
***
