Sejarah Kaca Film Mobil: Dari Ketidaksengajaan Jadi Standar Keselamatan

15 Juni 2020 15:15 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi kaca laminasi mobil yang retak. Foto: Dok. annsvg
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kaca laminasi mobil yang retak. Foto: Dok. annsvg
ADVERTISEMENT
Penggunaan kaca film seakan sudah menjadi aksesori wajib pada sebuah mobil. Selain untuk menambah estetika dan penahan panas, kaca mobil juga berfungsi sebagai fitur keselamatan.
ADVERTISEMENT
Saat terjadi kecelakaan, lapisan plastik pada kaca film mobil dapat mencegah pecahan kaca depan berhamburan, sehingga mengurangi risiko cedera pengemudi dan penumpang mobil.
Dalam sejarah perkembangan mobil, ternyata kaca film diciptakan secara tidak sengaja sekitar 117 tahun lalu.
Pada tahun 1903, Edouard Benedictus, seorang seniman dan ahli kimia Prancis sedang berada di laboratoriumnya. Ia tak sengaja menjatuhkan gelas bahan kimia ke lantai dan pecah.
Percobaan kaca film Edouard Benedictus. Foto: Dok. dsm.com
Ketika melihat pecahannya, Benedictus heran karena serpihan kaca gelas tidak berhamburan, tapi saling menempel. Seorang asistennya memberitahunya ada sisa Nitroselulosa, sejenis plastik cair, dalam gelas tersebut yang telah menguap dan mengering, sehingga menyatukan pecahan gelas.
Saat itu lalu lintas di Paris mulai dipadati mobil generasi awal dan sering terjadi kecelakaan. Tak jarang korban kecelakaan terluka parah karena serpihan kaca depan yang pecah.
ADVERTISEMENT
"Tiba-tiba aku teringat gelas yang pecah. Lantas aku berlari ke laboratorium, dan berkonsentrasi pada kemungkinan-kemungkinan praktis dari ideku," katanya.
Ia pun mulai bereksperimen dengan plastik cair untuk pelapis kaca dan kaca film pertama pun ditemukan. Pada tahun 1910, ia mendirikan Triplex Glass Company, perusahaan yang menjual kaca pengaman untuk mobil, pesawat, hingga kapal laut.
Dilanjutkan Henry Ford
Pada 1919, Henry Ford, penemu merek mobil Ford mulai mengembangkan pelapis yang lebih aman untuk kaca depan mobil. Hasilnya pun diproduksi secara massal.
Satu dekade kemudian--tahun 1929--kaca pengaman untuk mobil mulai menjadi fitur keselamatan standar pada semua model mobil Ford.
Ilustrasi kaca depan mobil dengan pelapis plastik. Foto: Dok. Istimewa
Selama bertahun-tahun berikutnya, teknologi pelapis kaca mobil terus dikembangkan:
1927- Oldmobile mulai menjual kendaraan dengan kaca pengaman berlapis versi pertama.
ADVERTISEMENT
1950- Kualitas kaca film ditingkatkan dari segi visibilitas.
1966- Kaca depan mobil dilapisi plastik yang mampu menahan dampak kecelakaan tiga kali lipat dari versi sebelumnya. Perlindungan sinar UV juga ditambahkan, agar mengurangi dampak sinar matahari ke pengemudi dan penumpang.
1970- Federal Motor Vehicle Safety Standards di Amerika Serikat menetapkan standar kekuatan dan daya tahan pelapis kaca depan.
1980- National Highway Traffic Safety Administration mewajibkan produsen mobil untuk memakai kaca film pada jendela samping pengemudi dan penumpang untuk mengurangi dampak kecelakaan rollover. Namun karena tekanan politis dari produsen mobil, aturan ini baru benar-benar dilakukan pada 2004.
2003- BMW jadi produsen mobil pertama yang menggunakan kaca film pada jendela samping.
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
ADVERTISEMENT
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.