Selain Indonesia, Diler Motor Listrik GESITS Bakal Hadir di Senegal

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dubes LBBP RI Dakar Dindin Wahyudin saat peluncuran motor listrik anak bangsa GESITS di Senegal, Afrika Barat, Selasa (8/6). Foto: KBRI Dakar
zoom-in-whitePerbesar
Dubes LBBP RI Dakar Dindin Wahyudin saat peluncuran motor listrik anak bangsa GESITS di Senegal, Afrika Barat, Selasa (8/6). Foto: KBRI Dakar

PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) sebagai produsen motor listrik GESITS kini berekspansi. Selain menjual produknya melalui diler di Indonesia, juga memasarkan GESITS di Senegal.

Peluncuran GESITS dilakukan pada Selasa 8 Juni 2021 waktu setempat, di Promenade de Thies, Senegal. Acara tersebut disaksikan oleh sejumlah pejabat kota Thies, Wakil Direktur Jenderal Bank of Africa, dan sejumlah pemesan GESITS.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa penuh (LBBP) RI Dakar, Dindin Wahyudin mengatakan, penjualan GESITS di Senegal dilakukan oleh distributor Laila Ndiaye Prima (LNP). Kemudian LNP akan bermitra dengan WIMA mendirikan diler di sana.

kumparan post embed

"Ini termasuk rencana jangka menengah, LNP telah menandatangani NDE (Non Disclosure Agreement) dengan WIMA. Pendirian diler di Senegal merupakan kelanjutan kegiatan peluncuran, dan dalam hal ini KBRI akan memfasilitasi pihak-pihak untuk pendirian diler tersebut," ungkap Dindin kepada kumparan, Rabu (9/6).

kumparan post embed

Pada tahap awal penjualan unitnya dilakukan secara CBU (Completely Built Up) asal pabrik GESITS di Cileungsi, Bogor. Sebanyak 200 unit motor listrik GESITS telah dipesan, dan rencananya pengiriman unit dilakukan Juli hingga September 2021.

"Saat ini tahap introducing market. Sebanyak 6 unit GESITS yang diimpor, spesifikasinya sama dengan unit yang ada di Indonesia," imbuh Dindin.

Motor listrik anak bangsa GESITS resmi mengaspal di Senegal, Afrika Barat, Selasa (8/6). Foto: KBRI Dakar

Motor listrik GESITS jadi armada serupa Gojek

Total 6 unit GESITS yang telah mendarat di Senegal itu juga sudah dibeli oleh Ndiaye Transport, layanan transportasi berbasis daring serupa Gojek di sana. Cara tersebut agar GESITS bisa semakin dikenal masyarakat Senegal, kemudian memacu permintaan barang.

Ujar Dindin setelah tahap pengenalan ke konsumen juga pemerintah, langkah strategis berikutnya adalah pembangunan fasilitas perakitan motor listrik di Senegal. Bahkan lahannya telah disiapkan oleh Ndiaye Transport.

kumparan post embed

"Tahap perakitan ini tentunya juga membutuhkan dukungan berbagai pihak di dalam negeri yaitu PT. WIKA dan kita harapkan pabrik perakitan ini segera dapat didirikan di Senegal," lanjut Dindin.

Setelah terealisasi pabrik tersebut, rencananya GESITS akan berekspansi lebih luas lagi, mencakup Pantai Gading, Mali, dan beberapa negara di Afrika Barat khususnya.