Sinyal Toyota Veloz Bakal Dapat Varian Elektrifikasi
ยทwaktu baca 2 menit

Ada yang sadar kah dengan posisi 'parkir' Toyota Veloz di pameran GIIAS 2022 lalu? Salah satu model tersebut rupanya ada yang dipajang di arena elektrifikasi Toyota.
Padahal notabenenya Low MPV tersebut bukan sama sekali line-up kendaraan listrik Toyota. Sejak pembukaan pameran hingga penutupan, mobil tersebut masih berada di posisi yang sama, jadi tidak mungkin apabila sebuah kesalahan penataan posisi mobil display.
Tidak sendiri, dia bersanding dengan Toyota Camry Hybrid di sebelahnya. Sementara di depannya adalah mobil listrik bZ4X. Apakah ini merupakan sinyal yang mengindikasikan bahwa Toyota Veloz akan mendapat varian listrik?
Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, dirinya enggan mengamini hal itu. "Enggak ada kode. Ini bukan exclusive hanya electrified models, ada mix line-up yang lain," katanya kepada kumparan belum lama ini.
Apakah Toyota Veloz Hybrid?
Selentingan mengenai Toyota Veloz Hybrid sudah berembus sejak kemunculan perdananya pada akhir 2021 lalu. Sebab rancang bangunnya menggunakan platform baru Daihatsu New Global Architecture (DNGA), yang dikembangkan dengan pertimbangan elektrifikasi dan konektivitas.
Kemudian diproduksi oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), bukan lagi Astra Daihatsu Motor (ADM).
Ini sejalan dengan komitmen TMMIN, menghadirkan model elektrifikasi yang bisa menjangkau masyarakat luas. Kendati satu model sudah terkuak oleh Menteri Perindustrian berupa Kijang Hybrid, tak menutup kemungkinan si sejuta umat versi elegan itu bakal mendapat varian listrik.
"Pokoknya harapannya model-model yang banyak beredar di masyarakat kita, berusaha untuk dielektrifikasikan, ya yang dinikmati masyarakat lah," terang Direktur Corporate Affairs PT TMMIN Bob Azam saat ditemui beberapa waktu lalu.
"Konsumen terbesar kita di mana, terus harga teknologi berapa, kita cari yang optimum lah, target kita akan ke situ," tambah Bob.
Sebelumnya Presiden Direktur PT TMMIN Warih Andang Tjahjono saat merilis Toyota Avanza dan Veloz juga mengungkapkan, pemisahan produksi kedua model (Avanza di ADM dan Veloz di TMMIN) merupakan tanggung jawab baru bagi perusahaan.
"Untuk semakin fleksibel dalam memproduksi kendaran multi-platform, multi-segmen, multi-teknologi. dan bagian dari persiapan kami menuju era CASE, Connected, Autonomous, Shared, dan Electric," jelasnya.
