Strategi Hyundai Perkuat Lini EV dan Hybrid di Indonesia

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prototype Hyundai NEIRA di GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Prototype Hyundai NEIRA di GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) membawa sederet model anyar ke ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Deretannya mencakup mobil setrum (EV), hibrida (HEV), sampai penyegaran pada lini kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE).

President Director Hyundai Motor Indonesia, Kenny Lee, menuturkan bahwa Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk kendaraan 7-penumpang seiring tingginya kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang mampu mengakomodasi perjalanan keluarga.

"Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Hyundai Motors Indonesia menghadirkan EV 7-penumpang yang akan diproduksi di Indonesia," kata dia di GIIAS 2026, Rabu (29/7).

Hyundai Ioniq N 3 Line di GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Model yang diperkenalkan Hyundai dalam pameran ini meliputi Staria EV, Ioniq 9, Ioniq 3 N Line, Palisade generasi terbaru, dan Stargazer Cartenz X. Selain memamerkan produk, perusahaan juga mengumumkan penyesuaian harga untuk Stargazer Cartenz X, dari sebelumnya menjadi mulai Rp 241 juta On The Road (OTR) Jakarta.

Chief Operating Officer PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto, mengklaim penyesuaian harga tersebut bersifat permanen, bukan promosi selama masa pameran.

Hyundai Stargazer Cartenz X di GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

"Kami memperkenalkan harga baru untuk lini Stargazer Cartenz agar semakin mudah dijangkau oleh pelanggan Indonesia. Yang terpenting, ini bukan merupakan penawaran promosi sementara, melainkan penyesuaian harga permanen yang mencerminkan komitmen jangka panjang Hyundai terhadap Indonesia," terangnya.

Selain itu, Hyundai juga memajang prototipe NEIRA, SUV listrik 7-seater yang menurut perusahaan rencananya dirakit lokal di pabrik Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI).

NEIRA, Prototipe yang Masih Dalam Tahap Pengembangan

Nama NEIRA diambil dari Banda Neira, salah satu destinasi di Indonesia yang dikenal dengan sejarah dan alamnya. Hyundai menyebut model ini ditujukan untuk kebutuhan ruang keluarga Indonesia dan masih akan terus disempurnakan sebelum peluncuran resmi — artinya, spesifikasi maupun tanggal pastinya belum diumumkan.

Prototype Hyundai NEIRA di GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Prototype Hyundai NEIRA di GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Ioniq 9 Masuk Indonesia, Dibanderol Rp 1,49 Miliar Selama GIIAS

Hyundai juga resmi memasarkan Ioniq 9 di Indonesia sebagai model teratas dalam lini kendaraan listrik mereka. Menurut data yang dirilis perusahaan, SUV ini menggunakan baterai berkapasitas 110,3 kWh dengan sistem all-wheel drive yang menghasilkan tenaga 427,7 PS dan torsi 700 Nm, serta diklaim mampu menempuh jarak hingga 734 km berdasarkan standar pengujian NEDC, dengan klaim akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,2 detik.

Hyundai Ioniq 9 di GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Kendaraan ini menggunakan arsitektur kelistrikan 800 volt yang menurut Hyundai mendukung pengisian cepat DC dari 10-80 persen dalam sekitar 24 menit pada kondisi optimal. Fitur lain yang disebutkan perusahaan antara lain kursi elektrik di baris kedua dan Digital Side Mirrors, yang oleh Hyundai diklaim sebagai yang pertama di segmen kendaraan penumpang. Selama GIIAS 2026, Ioniq 9 ditawarkan dengan harga Rp 1.490.000.000 dan sudah dibuka untuk pre-booking.

Staria Tambah Varian Electric dan Hybrid

Hyundai memperluas lini Staria dengan dua pilihan powertrain baru, Electric dan Hybrid. Staria Electric menggunakan baterai 84 kWh dengan motor listrik 218 PS (160 kW) berpenggerak roda depan. Perusahaan mengklaim arsitektur 800 volt-nya mendukung pengisian cepat DC hingga 350 kW, dengan waktu pengisian 10-80 persen sekitar 20 menit, dan jarak tempuh hingga 544 km berdasarkan NEDC.

Kedua varian Staria dilengkapi kursi VIP Captain dengan fungsi pijat (air-contour body-care), sistem audio Bose 12 speaker pada varian VIP, serta fitur Vehicle-to-Load (V2L) di interior untuk menyalurkan daya ke perangkat elektronik. Varian Hybrid menambahkan sunroof depan dan panoramic roof belakang.

Palisade Tambah Fitur Pijat dan Lampu Peringatan di Bagasi

Palisade terbaru mendapat pembaruan berupa fitur pijat (Dynamic Body Care) pada kursi captain baris kedua, dengan pilihan mode dan intensitas yang bisa diatur pengguna. Dari sisi keselamatan, Hyundai menambahkan lampu peringatan darurat pada tailgate untuk memberi visibilitas ke pengguna jalan lain saat bagasi terbuka.

Dengan kehadiran Palisade, lini SUV Hyundai di Indonesia kini terdiri dari Creta di segmen compact, Santa Fe di segmen family SUV dengan opsi hybrid, hingga Palisade di kelas SUV besar.

Ioniq 3 Tampil sebagai Model Pajangan

Hyundai turut menampilkan Ioniq 3 sebagai model pajangan (bukan untuk dijual) di GIIAS 2026. Mobil ini menggunakan desain bodi yang disebut Hyundai sebagai "Aero Hatch", dengan siluet ramping serta lampu pixel dan empat titik lampu depan-belakang yang membentuk pola huruf "H" dalam kode Morse — ciri khas yang juga dipakai pada model Ioniq lain.