Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masyarakat Jadi Tunda Pembelian

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Motor listrik Honda ICON e: dan Honda CUV e:. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Motor listrik Honda ICON e: dan Honda CUV e:. Foto: Sena Pratama/kumparan

Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setyadi membeberkan situasi pasar sepeda motor listrik di dalam negeri selama awal tiga bulan tahun 2025 ini. Menurutnya, ada perlambatan penyaluran ke masyarakat.

"Data pastinya saya tidak pegang karena itu biasanya ada di Kementerian Perhubungan. Tetapi sebagai gambaran penjualan tahun lalu masih lebih baik dibanding kemarin karena kan kalau dikatakan masyarakat masih wait and see untuk rencana bantuan pemerintah itu," buka Budi kepada kumparan, Jumat (25/4/2025).

Lebih lanjut, ia juga meminta pemerintah segera memberikan kepastian mengenai program bantuan tersebut. Sebab, anggota asosiasi yang merupakan pabrikan motor listrik perlu menyiapkan strategi penjualan yang tepat ke konsumennya.

"Saya lihat sekarang sih belum ya, entah bagaimana nanti akhirnya yang jelas kita ingin kepastian saja dari pemerintah. Kalau memang ada tolong segera diurus, tapi kalau tidak ada bisa segera disampaikan," jelas Budi.

Motor listrik Electrum di IMOS 2024. Foto: Trio Witjaksono/kumparan

Budi menjelaskan, pelaku industri akan melakukan beberapa langkah guna meningkatkan penjualan motor listrik. Salah satunya adalah lewat gelaran pameran otomotif kendaraan elektrik yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Beberapa dari kita ada yang ikut dan sebenarnya sudah ada beberapa investor dari China dan Korea yang masih tertarik dengan Indonesia juga datang ke kita untuk menjadi jembatan agar matching dengan pabrik-pabrik yang ada di sini," terangnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sejatinya memberi sinyal perihal subsidi motor listrik untuk tahun 2025. Budi menambahkan, skema pemberian bantuan pemerintah tersebut diharapkan bisa serupa tahun 2024 yakni diskon Rp 7 juta.

"Intinya dari semua anggota kita itu agar ada semangat dan tidak terjadi di masyarakat sekarang saat ini (wait and see). Pak Menko sempat menyampaikan ada rencana bantuan pembelian, apakah itu berupa potongan PPnBM DTP atau semacamnya," pungkasnya.

Data pada laman Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua atau SISAPIRa, ada sebanyak 62.541 unit motor listrik subsidi yang berhasil terserap oleh masyarakat. Ini naik 81,5 persen dibanding 2023 yang hanya 11.532 unit.

***

instagram embed

kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 akan digelar pada Selasa, 6 Mei 2025, di MGP Space, SCBD Park.

Forum diskusi ini menghadirkan para pemangku kepentingan, termasuk pemimpin industri, profesional, dan perwakilan pemerintah, untuk berdiskusi serta berbagi wawasan mengenai masa depan industri otomotif berkelanjutan.

Daftar sekarang di: kum.pr/nev2025.