Otomotif
·
1 Agustus 2021 19:19
·
waktu baca 2 menit

Sunmori Moge Berujung Kecelakaan Maut di Bintaro, Siapa Salah?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Sunmori Moge Berujung Kecelakaan Maut di Bintaro, Siapa Salah? (300171)
searchPerbesar
Ilustrasi Kecelakaan Motor Foto: dok. Istimewa
Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya Pratama Baso menginformasikan kecelakaan nahas, Minggu (1/8) yang Jalan Boulevard Bintaro Jaya tepatnya dekat Hotel Santika Bintaro.
ADVERTISEMENT
Pengendara moge Kawasaki ER-6N berinisial AS melaju dari arah Fly Over Permata, menabrak bagian belakang motor Honda BeAT yang dikendarai seorang perempuan.
"Saudari H pada saat itu diduga sedang berhenti hendak berbelok ke arah kiri. Saudari H mengalami luka pendarahan kepala dan meninggal di TKP," ucapnya pada keterangan kronologi yang diterima kumparan, Minggu (1/8).
Kemudian jenazah dibawa ke RSUP Fatmawati Jakarta. Sementara pengendara sepeda motor ER-6N, sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut.
Lalu siapakah yang salah?
Terkait hal tersebut, Nanda masih belum bisa mengungkapkan lebih jauh. Proses penyelidikan masih dilakukan kepolisian.
"Untuk sementara kami belum bisa kasih statement siapa yang salah karena masih dalam proses penyelidikan," ucapnya kepada kumparan.

Pesan buat pengendara motor di jalan

Pendiri sekaligus Instruktur Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) Jusri Pulubuhu, merespons miris kejadian tersebut.
ADVERTISEMENT
"Nah kecelakaan itu diakibatkan dua belah pihak yang tak memahami, bagaimana harus berada di jalan raya," ucapnya.
Dirinya berpesan supaya pengendara motor di jalan, tak cuma paham aturan lalu lintas dan tertib, tapi juga punya kemampuan bagus soal antisipasi di jalan.
"Kita harus antisipasi kesalahan orang lain di jalan raya, yang isinya banyak orang yang salah dan tak tertib. Pengendara mobil dan sepeda motor harus paham itu," ucapnya.
Bagi pengendara Honda BeAT, sebaiknya tak berhenti di tengah jalan yang ramai. Dalam kasus ini, diduga dia ingin berpindah jalur ke sebelah kiri dari arah fly over. Dan hal tersebut sangat tak diperbolehkan.
"Diduga ada rambu di fly over, di mana pengendara dilarang untuk langsung berpindah jalur. JAdi diduga tak paham aturan lalu lintas," kata Jusri.
ADVERTISEMENT
Sementara itu pengendara moge Kawasaki tampak memacu motornya dalam kondisi kencang. Dan sebaiknya itu tak dilakukan, dan ingat pengguna motor besar perlu juga bersikap hati-hati.
"Pengguna moge harus ingat, jalan raya itu ruang publik, bukan tempat untuk mendapatkan sensasi adrenalin, ngebut atau lainnya. Sebaiknya eksistensi dan pengakuan dilakukan di sirkuit," tuturnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020