Suzuki Fronx Jadi Andalan di GIIAS 2025

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ragam jajaran model Suzuki di GIIAS 2025. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ragam jajaran model Suzuki di GIIAS 2025. Foto: Sena Pratama/kumparan

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 memang baru berjalan 4 hari. Namun, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sudah membeberkan sedikit perihal penjualan model yang paling digemari konsumen sejauh ini.

4W Marketing Director PT SIS, Harold Donnel mengatakan pabrikan menetapkan target Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK selama gelaran tersebut berlangsung mencapai 2.400 unit. Data terbaru yang masuk, Suzuki Fronx saat ini masih jadi favorit.

"Walau angkanya masih berjalan tetapi bisa kami informasikan bahwa sampai dengan siang hari ini (Sabtu) jam 14-an, lebih kurang sekitar 30 persen penjualan disumbang oleh Fronx," buka Harold ditemui di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (26/7/2025).

Menariknya, raihan tersebut ternyata diimbangi dengan penjualan Suzuki XL7. Jika ditotal sebesar 60 persen pembelian model-model Suzuki hanya berasal dari Fronx dan XL7, Harold bilang jenis SUV memang tengah digandrungi.

Ragam jajaran model Suzuki di GIIAS 2025. Foto: Sena Pratama/kumparan

"Menurut analisa kami memang dari preferensi konsumen lebih ke SUV. Bukan pasar LMPV itu ditinggalkan, tetapi lebih kepada ketertarikan karena tidak saja banyak model SUV yang ditampilkan, sehingga mencuatkan tren pareto," imbuhnya.

"Sehingga mempengaruhi persepsi masyarakat bahwa SUV adalah model yang memang kekinian atau worth to buy untuk saat ini. Kalau seandainya kita lihat tahun 2010 itu berbeda dan lebih ke LMPV saat masa kejayaan," jelas Harold.

Artinya, untuk sementara ini pencapaian tersebut sesuai dengan prediksi Suzuki ketika akan mengikuti GIIAS 2025. Pada hari pertama pameran, Presiden Direktur PT SIS, Minoru Amano menyebutkan data SPK Fronx yang masuk telah menyentuh angka 4.000.

"Kami mendekatkan Fronx ke pelanggan, menampilkannya di berbagai pameran, dan sambutan dari masyarakat Indonesia benar-benar melebihi harapan kami. Hingga kini kami sudah mengumpulkan 4.000 unit SPK," ujar Minoru.

Ragam jajaran model Suzuki di GIIAS 2025. Foto: Sena Pratama/kumparan

Harold juga mengamati animo masyarakat yang berkunjung pada pekan pertama GIIAS 2025, terutama saat hari kerja yang terlihat ramai. Itu dikatakannya hampir serupa dengan situasi GIIAS edisi tahun lalu.

"Artinya kita di sini sangat-sangat mensyukuri sekali bahwa dengan kondisi ekonomi dan industri otomotif tidak seperti kemarin, drop. Tapi animo yang datang ke sini cukup mengobati penjualan yang mungkin belum sesuai dengan target sampai dengan semester ini," jelasnya.

Dirinya tak menampik, banyaknya mobil baru yang meluncur dari berbagai merek termasuk Suzuki dapat jadi magnet tersendiri bagi khalayak umum. Apalagi keikutsertaan dari para peserta industri otomotif yang semakin banyak tahun ini.

Harold berharap hal tersebut bisa menjadi stimulus kuat pembelian mobil baru, di tengah situasi pelemahan daya beli yang disebabkan beberapa hal seperti ketidakpastian regulasi, strategi harga spesial yang berujung pada penahanan pembelian, hingga pengetatan pemberian pembiayaan oleh leasing.

"Betul-betul, itu juga bisa sebagai salah satu kontribusi sih. Banyak produk-produk baru yang masing-masing ditawarkan kepada konsumen sehingga itu bisa menambah antusiasme masyarakat yang datang ke GIIAS 2025," tandas Harold.

Penyelenggaraan GIIAS 2025 diramaikan oleh 43 brand otomotif yang terdiri dari 39 merek kendaraan penumpang serta 4 merek kendaraan niaga. Itu belum dihitung dari partisipasi merek karoseri dan brand roda dua yang juga ikut ambil bagian dengan total 63 merek.

GIIAS 2025 akan berakhir pada 3 Agustus 2025, yang kemudian rencananya juga akan dilanjutkan melalui GIIAS series di beberapa kota ebsar di Indonesia seperti Surabaya, Semarang, Bandung, dan Makassar.