Tambahan Seragam Baru, Keluarga PCX Naik Harga Sampai Rp 1 Jutaan

PT Astra Honda Motor (AHM) tambahkan seragam anyar buat skutik bongsor 150cc mereka di awal 2019 ini. Punya balutan warna baru Sophisticated Matte Silver, penyegaran ini dibarengi dengan kenaikan harga di deretan keluarga PCX. Semburan tinta baru itu menambah deretan warna PCX yang sebelumnya hanya empat saja, seperti Wonderful White, Brilliant Black, dan Majestic Matte Red. Namun pilihan warna itu cuma ada di varian PCX biasa, untuk varian CBS dan ABS. Sementara buat PCX Hybrid, masih tetap memiliki satu pilihan saja hybrid blue, seperti pada situs resminya. Warna tersebut memang saat ini masih menjadi identitas dari PCX hybrid, yang masih meraba pasar dalam negeri.

“Varian warna baru Sophisticated Matte Silver jadi pilihan baru, bagi konsumen yang ingin tampil berkelas dan dengan warna elegan yang berbeda. Kami berharap penyegaran ini mampu menjawab kebutuhan konsumen,” ujar Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya dalam keterangan resminya, Senin (04/1).
Kenaikan Harga
Jika membandingkan dengan sebelumnya, PCX mengalami kenaikan harga buat semua variannya termasuk hybrid. Walaupun yang satu terakhir itu tak ikut punya warna baru.
Membandingkan dengan harga sebelumnya, PCX CBS dan ABS, banderolnya naik di kisarakan Rp 225.000, atau saat ini menjadi Rp 28.025.000 dan Rp 31.025.000.
Sementara buat yang Hybrid ada kenaikan sampai Rp 1 jutaan, menjadi Rp. 41.325.000.
Spesifikasi
Honda PCX punya mesin dengan kubikasi 149,3 cc SOHC berpendingin cairan, yang tenaganya bisa mencapai 12,4 dk pada 8.500 rpm, dan torsi 12,8 Nm pada 5.000 rpm.
Nah sementara untuk yang hybrid, mesin 150 cc-nya menjanjikan tenaga sampai 14,5 dk pada 8.500 rpm dan torsi 13,2 Nm pada 6.500 rpm. Bahkan dengan dorongan tambahan dari baterai 50,4 volt yang disematkan di bagasi, peningkatan tenaga hingga 1,8 dk pada 3.000 rpm dan torsi 4,3 Nm ada putaran mesin yang sama.
Versi hybridnya juga, memiliki 3 modus berkendara, mode D atau Driving Mode menawarkan akselerasi responsif dengan efisiensi bahan bakar hingga 3 persen. Lalu mode S, tenaga yang lebih agresif dan galak, dan terakhir Idling Mode, seperti mode D hanya saja sistem Idling Stopnya dimatikan.
