Taruh Helm Terbalik untuk Cegah Bau Apek Setelah Menerjang Hujan

kumparanOTOverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Helm (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Helm (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan)

Hujan yang terus turun di sepanjang hari membuat penunggang kuda besi harus memperhatikan beberapa hal saat berkendara. Selain soal cara berkendara, mereka juga dituntut untuk memperhatikan beberapa perangkat penunjang keselamatan berkendara, yang salah satunya adalah helm agar selalu nyaman digunakan pada saat berkendara.

Helm menjadi piranti wajib bagi pengendara sepeda motor yang kadar kenyamanannya harus terus dijaga agar tidak mengganggu saat digunakan saat berkendara. Nah, saat situasi-situasi saat hujan turun sepanjang hari, biasanya, 'penyakit' yang sering muncul adalah mendapati bagian dalam helm dalam keadaan basah, yang artinya dapat mendatangakan bau yang tidak sedap saat akan digunakan keesokan harinya.

Tentang hal tersebut, Yoga Aditama selaku Pemilik Salon Helm dan Motor Yo2Workshop mengatakan kalau ‘penyakit-penyakit’ seperti ini pada dasarnya bisa dihindari oleh sang empunya helm dengan memperhatikan penyebab-penyebab yang dapat mendatangkan aroma tak sedap pada helm.

Yoyo-- panggilan akrab Yoga-- menjelaskan bahwa bau apek pada helm tidak akan mungkin menghampiri helm kesayangan, apabila pemiliknya telaten dan memahami cara merawatnya, meski habis terkena hujan sekalipun. Kalau mereka abai dan tidak memahami bagaimana penanganan yang tepat untuk helm yang basah akibat hujan, bisa dipastikan helm kesayangan akan menghasilkan bau yang sangat tidak sedap dan tidak nyaman saat dipakai.

”Masih banyak orang yang salah kaprah soal perawatan dan penyimpanan helm yang ternyata hal tersebut menjadi penyebab timbulnya bau apek pada helm,” ujar Yoyo kepada kumparanOTO.

Mengeringkan dengan kipas angin  (Foto: Dean Ananta, BrightMax)
zoom-in-whitePerbesar
Mengeringkan dengan kipas angin (Foto: Dean Ananta, BrightMax)

Adapun hal pertama yang bisa dilakoni pemilik helm saat kondisinya basah agar pelindung kepalanya tetap nyaman digunakan adalah dengan meletakkannya secara tidak asal. Ada baiknya, untuk meletakkan helm dalam keadaan terbalik sehingga ada sirkulasi udara dari bagian bawah helm.

“Saat basah, jangan asal meletakkan helm di lantai atau di manapun, sebaiknya posisinya itu dibalik. Karena kalau hanya digeletakkan setelah digunakan dan tidak dibalik itu pasti akan jadi lembab yang pastinya mengundang bau. Meletakkan helm dengan posisi terbalik pada dalam kondisi basah akan membuat busa-busa yang mengempis akibat air bisa kembali mengembang karena adanya udara yang masuk,” jelas Yoyo.

Lebih lanjut, Yoyo memaparkan dalam meletakkan helm, pemilik bisa sesekali mengangin-anginkan helm dengan menggunakan kipas untuk memastikan bagian dalamnya kering.

"Setelah kondisinya bagian dalamnya kering, sangat dianjurkan untuk menyimpan helm dalam keadaan kaca yang terbuka. Hal ini tentunya dapat menjaga sirkulasi udara di bagian dalam helm yang menjadi sasaran bau tidak sedap. Dan bis ajuga disemprotkan dengan freshner agar tetap wangi saat mau digunakan," tutup Yoyo.