Tesla Semi Tertangkap Kamera Menjajal Jalan Raya

Kesampingkan dulu mengenai kabar tidak sedap Tesla Model 3 yang terus mencuat.
Perusahaan mobil listrik yang berpusat di Palo Alto, California ini nampaknya sedang fokus dengan Tesla Semi, truk elektrik yang sempat dipamerkan pada akhir tahun 2017 lalu dan rencananya akan mulai diproduksi massal pada tahun 2019.
Sebuah video memperlihatkan Tesla Semi melesat di jalan raya sekitar California tepatnya dekat dengan kantor perusahaan jasa ekspedisi United Parcel Service (UPS) --yang juga telah memesan 125 truk elektrik ini.
Masih berseragam serba hitam doff, saat berakselerasi Tesla Semi tidak bersuara bising layaknya truk dengan mesin Diesel kebanyakan. Bisa dikatakan cukup hening.
Mengutip dari carscoops, Rabu(24/1), bahkan hanya terdengar gesekan ban dengan aspal saat truk ini berakselerasi.
Tesla Semi yang mengaspal bebas tersebut memiliki spion dengan tangkai yang panjang. Keberadaan spion ini menjadi pembeda dari gambar konsepnya yang dikatakan akan menggunakan kamera untuk meningkatkan efisiensi.
Meski begitu belum bisa dipastikan apakah penyematan spion tersebut hanya formalitas untuk syarat Tesla Semi dapat turun ke jalan atau memang nantinya truk listik ini akan menggunakan spion besar seperti truk lainnya.
Performa mesin Tesla Semi sendiri cukup luar biasa. Disebutkan bahwa pada saat tidak menarik trailer atau membawa beban, Tesla Semi hanya membutuhkan waktu lima detik untuk berakselerasi mencapai 96 km/jam.
Selain menawarkan kecepatan dan kekuatan, Tesla mengklaim produk bongsornya ini tidak menghasilkan emisi gas buangan sama sekali hingga jangkauan 800 km. Dengan kata lain, dalam kondisi baterai penuh, Tesla Semi dapat menempuh jarak 800 km (dalam kecepatan rata-rata yang disebut 60 km/jam).
Kabarnya, truk listrik ini akan dibanderol dengan harga 180 ribu dolar Amerika atau sekitar 2,3 miliar rupiah (dengan konversi 1 dolar Amerika = 13.326 rupiah per 24 Januari 2018).
Meski masih berupa purwarupa, truk keluaran Tesla ini nyatanya mampu menarik perhatian beberapa perusahaan besar selain UPS, produsen minuman Pepsi dikabarkan sudah memesan 100 unit Tesla Semi.
