Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.89.0
ADVERTISEMENT
Penyejuk kabin atau AC mobil memiliki peranan penting. Pada musim hujan, bila diaktifkan peranti ini bisa mencegah kaca mobil berembun, karena suhu luar dan dalam mobil persis sama.
ADVERTISEMENT
Sebaliknya saat musim kemarau, fitur jadi senjata utama untuk menjaga kesejukan interior sehingga kenyamanan terjaga.
Sayangnya AC berpengaruh terhadap konsumsi bensin mobil. Sebab kerja komponen kompresor maupun evaporator membebani kinerja mesin.
Pada beberapa model mobil, kerja AC bahkan mengambil sekitar 3 sampai 5 dk dari keseluruhan tenaga mesin. Maka tentunya ada sejumlah bensin yang dibutuhkan untuk menghidupkan AC.
Tapi Hendra, pemilik bengkel spesialis Djamin AC di bilangan Ciledug, Tangerang punya trik ringan menyiasati AC mobil tetap dingin, tanpa bikin boros bensin.
Caranya pakai blower dengan tingkatan paling rendah. Artinya sesuaikan tahapan blower pada nomor satu yang hembusannya paling kecil.
Kemudian sesuaikan juga dengan suhunya. Idealnya kata Hendra minimal 25,5 derajat. Dengan suhu tersebut, kesejukan kabin mobil bakal tetap terasa.
Memang Hendra belum mengujinya, tapi bisa jadi upaya minimal agar selalu mendapatkan kenyamanan di dalam mobil.
ADVERTISEMENT
"Kalau kenopnya masih putar, putar suhunya maksimal setengah. Lagian siapa juga yang mau pasang AC sampai dingin banget, boros bensin sama bikin sakit yang ada," kelakar Hendra saat dihubungi kumparan, Rabu (20/5).
Masih dijelaskan Hendra, ketika suhu AC dihidupkan paling dingin maka kompresor bakal bekerja lebih keras lagi, untuk memutar udara dingin dari kondensor menuju evaporator.
Nah evaporator ini sederhananya sebagai gerbang akhir dari siklus AC yang sekaligus berfungsi menyerap udara panas kemudian menghembuskan kembali jadi udara dingin.
Tak cuma itu, trik ini juga berlaku apabila performa AC memang baik. Artinya dimulai dari komponen filter kabin selalu bersih, sehingga udara dingin yang berputar tetap segar.
"Jadi seperti AC rumah, ada filter kabin yang harus rutin dibersihkan. Pas lagi servis berkala bisa atau maksimal delapan bulan sekali dibersihkan biar AC mobil tetap dingin," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona .
Saksikan video menarik di bawah ini: