Toyota Innova 2JZ Pertama di Indonesia, MPV Rasa Sedan Sport

Eksistensi mesin 2JZ milik Toyota Supra tidak perlu diragukan lagi. Jantung mekanis dengan kapasitas 3,0 liter itu sudah jadi langganan pilihan para pebalap atau modifikator yang mengejar performa di atas rata-rata.
Maklum, mesin 2JZ dikenal buas dan lumrah dikawinkan dengan sedan dengan tarikan roda belakang. Lantas, apakah cuma sedan sport saja yang bisa dicangkok mesin tersebut? Jawabannya tidak!
Dimas Arki Jatipratama ngotot membuat Toyota Innova dengan performa buas. Apalagi, menurut dia, belum ada MPV yang disuntik mesin 2JZ.
“Kalau menggunakan mobil sedan itu enggak ada tantangan, modifikasi sedan dengan mesin 2JZ mungkin sudah biasa, bisa tinggal merem aja. Tapi kalau pakai MPV sejuta umat Indonesia ini kan belum ada,” ujar Dimas kepada kumparan.
Tentu, niat itu pun menuai komentar miring dari para temannya. Bahkan, ketika ia meminta Inspiration Motorsport, yang digawangi Irawan Nursatya, Dimas dianggap hanya bergurau.
“Beliau sempat enggak percaya, karena mungkin ngapain sih masukin mesin 2JZ ke Innova. Jadi, saat itu Mas Iwan cuma minta saya untuk nyari mesin itu kalau memang serius,” kenang Dimas.
Tak lama kemudian, ia pun mendapatkan mesin 2JZ non VVTi, lengkap dengan girboks W58.
Kendala
Sebagai MPV pertama dengan mesin 2JZ, sang modifikator pun menemui sejumlah kendala. Girboks W58 ternyata tidak cocok dipasang ke Innova dan akhirnya diganti menggunakan girboks manual 6-percepatan milik Nissan Fairlady.
Setelah girboks rampung, masalah lain muncul. Tenaga yang besar tentu perlu diimbangi dengan kemampuan rem yang mumpuni. Ya, sistem pengereman standar Toyota Innova dianggap tidak akan mumpuni dan perlu sedikit modifikasi. Pun dengan kopling, Innova 2JZ Dimas menggunakan komponen dari Isuzu Elf.
Proyek Toyota Innova 2JZ ini memakan waktu pengerjaan selama 1 tahun dan baru rampung pada pertengahan 2019.
Dimas pun mengaku puas dengan Innova 2JZ ini. Apalagi, ini sudah menjadi kebanggan sekaligus identitas baginya.
“Ya, ini mobil sudah seperti identitas bagi gue. Ini mobil kebanggan bangetlah buat gue, karena kan belum ada sampai saat ini Innova 2JZ selain mobil gue ini,” pungkas Dimas.
Meskipun, ia tak menampik masih ada aspek yang perlu disempurnakan, yakni girboks dan koplingnya.
Modifikasi
Eksterior:
Grigio telesto (warna bodi)
Facelift bodi ke Innova 2015
Body kit Innova V Luxury
Carbon airscoop bumper
Carbon spoiler
Plate delete (front)
Interior:
Recaro Sportster (front seat)
Recaro Lx + arm rest (rear seat)
AEM CD-7 Digital Dash Display
Greedy Profect boost control
We are Likewise shift knob
Momo Recaro artista fabric
Recaro Artista original fabric for interior
Kaki-kaki:
Velg Volk Rays TE37OG
Rays center cap
Rays lugnut
Advan Neova AD08R
Tein coilover Advance Z
Alcon 6pot 355mm ( car97 )
Alcon 4pot 355mm ( car98 )
Ultra racing stage 3 stabilizer
Mesin:
2JZ-GTE stock long block (rebuilt)
Z33 CD009 transmission 7-speed (350z)
Turbo HKS T51R spl
Haltech ECU Elite 2000
Tial Ewg mvr wastegate
Tial Bov type Q blowoff
ETS intercooler
Koyorad racing radiators
Setrab engine oil cooler kit
FIC injector kit
Aeromotives A1000 FPR
Aeromotives stealth pump
Aeroquip fittings line
HKS Fine tune timing belt
HKS cam gears
Blitz open air filter 6-inch
DW 400 fuel pump
NGK racing plug iridium
Magnaflow mufler
Competition clutch stage 4
Exedy pressure plate stage 4
Custom exhaust manifold (equal length)
Custom downpipe,midpipe,catback 3-inch ss304
Custom alumunium intercooler pipe 3-inch
Custom alumunium air intake pipe 4-inch
Custom oil catch tank 1.5 liter
Galeri Foto:

