Otomotif
·
7 Juli 2020 10:35

Transjakarta Uji Coba Bus Listrik, Ini Spesifikasinya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Transjakarta Uji Coba Bus Listrik, Ini Spesifikasinya (125029)
TransJakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Blok M - Balai Kota Foto: Dok. Istimewa
PT Transjakarta mulai menguji coba 2 armada bus listriknya sejak Senin (6/7). Selama 3 bulan ke depan, dua bus listrik itu akan melayani masyarakat yang ingin berpergian ke tempat wisata dengan rute Balai Kota - Blok M.
ADVERTISEMENT
Dengan jadwal operasional setiap hari mulai dari jam 10 pagi hingga 8 malam, bus listrik tersebut akan berhenti di 37 halte Non BRT dengan jarak keberangkatan setiap 45 menit.
Adapun, 2 bus listrik yang digunakan bermerek BYD dengan jenis single low entry tipe K9 dan medium bus tipe C6. Kedua bus asal Tiongkok itu, dihadirkan oleh PT Bakrie Autoparts selaku agen merek BYD di Indonesia.
Lalu seperti apa spesifikasi kedua bus tersebut? Berikut kumparan sajikan informasi lengkapnya.

Dimensi dan kapasitas angkut

Transjakarta Uji Coba Bus Listrik, Ini Spesifikasinya (125030)
TransJakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Blok M - Balai Kota Foto: Dok. Istimewa
Hadir dengan 2 jenis yang berbeda, kedua bus ini juga punya dimensi yang berbeda. Berikut dimensi keduanya.
  • BYD tipe K9: panjang 12 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 3,3 meter, dan jarak sumbu roda 6,2 meter
ADVERTISEMENT
  • BYD tipe C6: panjang 7,3 meter, lebar 2,1 meter, tinggi 2,9 meter, dan jarak sumbu roda 3,9 meter.
Dengan perbedaan dimensi itu, keduanya juga punya daya angkut yang berbeda. Bus tipe K9 mampu mengangkut hingga 48 penumpang dengan pembagian 28 penumpang duduk dan 20 penumpang berdiri. Sedangkan tipe C6 hanya bisa menampung sebanyak 18 penumpang saja.
Transjakarta Uji Coba Bus Listrik, Ini Spesifikasinya (125031)
Suasana kursi penumpang bus listrik TransJakarta. Foto: Efira Tamara/kumparan

Spesifikasi teknis

Sebagai bus listrik yang punya dimensi besar, K9 dibekali dengan 2 motor listrik bertipe AC synchronous yang didukung dengan baterai bertipe iron phosphate berkapasitas 324 kWh. Kombinasi itu menghasilkan tenaga 402 dk dan torsi 1.100 Nm.
Sedangkan pada bus tipe C6, menggunakan 2 motor listrik bertipe magnet synchronous dan baterai iron phosphate berkapasitas 135 kWh. Tenaga yang dihasilkan, jelas lebih kecil dibandingkan K9, yakni hanya 201 dk dan torsi 550 Nm.
Transjakarta Uji Coba Bus Listrik, Ini Spesifikasinya (125032)
TransJakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Blok M - Balai Kota Foto: Dok. Istimewa

Bus Listrik Transjakarta bisa tempuh 250 kilometer

Kapasitas baterai bus listrik Transjakarta, sanggup menempuh sampai 250 kilometer, dalam terisi penuh.
ADVERTISEMENT
Pengisian baterai diklaim hanya membutuhkan waktu 4 jam untuk terisi penuh dengan menggunakan pengisian daya berkapasitas 80 kWh.
Dalam kondisi darurat, bus listrik ini juga bisa dimanfaatkan sebagai generator cadangan dengan syarat kondisi baterai terisi penuh.
Transjakarta Uji Coba Bus Listrik, Ini Spesifikasinya (125033)
TransJakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Blok M - Balai Kota Foto: Dok. Istimewa

Dilengkapi Air Suspension dan ABS

Guna menunjang kenyamanan, kedua tipe bus BYD ini juga telah menggunakan sistem suspensi udara yang dapat diatur ketinggiannya secara otomatis.
Tak hanya itu, keduanya juga telah didukung dengan teknologi pengereman Anti-lock Braking System (ABS) dan Anti-Slip Regulation (ASR).
Berstatus sebagai bus listrik, kedua bus ini tentu diharapkan memiliki efisiensi yang jauh lebih baik dengan tetap mengutamakan kenyamanan bagi penumpangnya. ***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
ADVERTISEMENT
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.