Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8

ADVERTISEMENT
Tren kendaraan listrik semakin menunjukkan eksistensinya. Jika umumnya kendaraan berbasis listrik tak memiliki suara gemuruh seperti di mesin konvensional namun, hal berbeda disajikan Emula Electric Motorcycle.
ADVERTISEMENT
Pabrikan tersebut mengetahui betul jika sensasi suara mesin dan mengendarai motor tak bisa dipisahkan. Meski menggunakan mesin listrik motor ini memiliki tiga opsi pilihan suara yang bisa disesuaikan dengan keinginan pengendaranya.
Melansir Visordown, suara mesin tersebut dihasilkan dari knalpot palsu yang juga diaplikasikan semacam speaker booster. Ketika pemilik ingin mengganti suara, pengaturannya dilakukan lewat panel instrumen digital.
Opsi suara pertama adalah suara mesin motor berkubikasi 600 cc dengan konfigurasi 4 tak, 4 silinder. Sengaja membandingkan suaranya mirip-mirip dengan Honda CBR 600 CC lansiran 1999. Saat menggunakan mode suara ini secara otomatis tenaga yang dihasilkan menjadi 100 dk pada 13 ribu rpm.
Opsi kedua adalah suara khas motor 4 tak, 2-silinder berkubikasi mesin 800 cc. Ketika memilih mode suara ini, sepintas suara yang dihasilkan punya kemiripan dengan Ducati Supersport 800 cc keluaran 2004. Adapun, untuk tenaga maksimal mencapai 77 dk pada 9 ribu rpm.
ADVERTISEMENT
Opsi suara yang terakhir paling menarik. Ketika menggunakan mode ini, suara secara otomatis berubah menjadi motor 2-Tak, 2-silinder bermesin 250 cc. Nah, suara yang dihasilkan punya persamaan dengan motor lawas Yamaha TZR250 lansiran 1989. Sementara untuk tenaga maksimalnya menjadi 60 dk pada 12.500 rpm.
Untuk menguatkan sensasi berkendara motor konvensional, Emula Electric Motorcycle disematkan pula tuas kopling dan gigi persneling. Bahkan sensasi rev limit juga disediakan.
Sayangnya, motor ini masih berupa konsep dan belum dijual secara umum. Terkait banderolnya pun masih dirahasiakan oleh pabrikan
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.