Vespa Primavera dan Sprint 180 Bukan Cuma Bore Up, Ada 14 Persen Komponen Baru

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Vespa Sprint S 180 Green Tenace. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Vespa Sprint S 180 Green Tenace. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Vespa Primavera dan Sprint kini hadir dengan mesin 180 cc. Kapasitas mesin yang lebih besar tersebut ternyata tidak diperoleh hanya dengan memperbesar piston atau silinder dari versi sebelumnya.

Irfan Hendrianto, Technical Training Vespa Indonesia, mengatakan bahwa terdapat sejumlah perubahan pada mesin Primavera dan Sprint 180. Ia menegaskan, kedua mesin tersebut merupakan racikan baru dari perusahaan dan bukan hanya sekadar memperbesar kapasitasnya.

“Berdasarkan data yang kita dapat dari headquarter, ada total sekitar 14 persen komponen baru yang meliputi silinder head dan piston, ring piston, injektor, intake manifold, dan transmisi CVT-nya,” buka Irfan kepada kumparan saat ditemui di Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/9).

Deretan Vespa Primavera 180, Sprint 180, dan LX 150 (kiri-kanan). Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Irfan bilang, perubahan tersebut dilakukan karena peningkatan kapasitas mesin turut memengaruhi kerja sejumlah komponen pendukung. Salah satunya berkaitan dengan kompresi mesin yang menjadi lebih tinggi ketika kapasitas mesin diperbesar.

Kondisi tersebut membuat mesin 180 cc membutuhkan penyesuaian agar proses menghidupkan mesin tetap berjalan optimal. Vespa membekali mesin itu dengan sistem dekompresi yang berfungsi membantu mengurangi beban saat proses starter.

"Kenaikan kapasitas mesin 150 cc ke 180 cc itu memang strategi internal kami, cukup jarang skutik pakai ukuran mesin tersebut, merek lain kebanyakan 155 cc dan 160 cc," imbuhnya.

Di sisi lain, Irfan menyampaikan saat ini mesin 150 cc masih digunakan pada satu model Vespa yang dipasarkan di Indonesia, yakni LX 150. Basis mesinnya sendiri menggunakan model mesin yang serupa dengan Primavera dan Sprint 150.

Vespa LX 150. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Perbedaan antara ketiganya berada pada beberapa pengaturan ECU yang disesuaikan dengan masing-masing model. Irfan menyebut, LX 150 mendapat mapping ECU yang berbeda dibandingkan Primavera dan Sprint 150.

Penggunaan mesin 180 cc pada Primavera dan Sprint ternyata menjadi salah satu pembaruan besar yang dilakukan Vespa tahun ini. Perubahan lini mesin itu sekaligus membuat pilihan mesin 125 cc tidak tersedia lagi di Tanah Air.

"Sejak tahun ini, untuk Vespa dari Piaggio Indonesia sudah tidak ada lagi varian 125 cc. Pada beberapa diler mungkin masih ada yang memiliki stok LX 125. Oh iya, tinggal Liberty saja, tapi itu Piaggio," tandasnya.