Vietnam Larang Motor Bensin Beroperasi Mulai Juli 2026

28 Oktober 2025 6:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Vietnam Larang Motor Bensin Beroperasi Mulai Juli 2026
Vietnam secara bertahap akan melarang operasional motor bensin mulai 2026, dimulai dari Kota Hanoi. #kumparanOTO
kumparanOTO
Seorang polisi berjaga di sebuah jalan yang sibuk di pusat kota Hanoi (2/12/2003). Foto: Hoang Dinh Nam/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Seorang polisi berjaga di sebuah jalan yang sibuk di pusat kota Hanoi (2/12/2003). Foto: Hoang Dinh Nam/AFP
ADVERTISEMENT
Vietnam secara resmi akan melarang penggunaan motor berbahan bakar bensin di pusat kota pada tahun 2026. Langkah tersebut merupakan upaya pemerintah setempat dalam menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat.
ADVERTISEMENT
Larangan dikeluarkan oleh Perdana Menteri Pham Minh Chinh. Mulai 1 Juli 2026, motor dengan mesin bensin sudah tidak diizinkan mengaspal di sepanjang jalan Hanoi dan Ho Chi Minh, sebagaimana dilaporkan The Independent.
Diketahui, langkah itu dilakukan tak lama setelah India membatalkan rencana pelarangan pengisian bahan bakar untuk kendaraan tua. Lebih lanjut mulai Januari 2028, Hanoi akan memperluas larangan ini ke wilayah yang lain dan membatasi mobil pribadi berbahan bakar bensin.
Pengendara sepeda motor yang mengenakan helm menunggu lampu hijau di sebuah persimpangan di pusat kota Hanoi (15/11/2008). Foto: Hoang Dinh Nam/AFP
Rencana ini disebut sebagai cara untuk mendorong penggunaan motor listrik agar kota menjadi ramah lingkungan. Motor setrum dianggap sebagai solusi dalam menekan polusi udara di Negeri Naga Biru.
Selebihnya pemerintah berencana mendorong peralihan ke motor setrum besutan VinFast, pabrikan otomotif yang menguasai 24 persen pangsa pasar kendaraan listrik (EV) domestik sana. Meski begitu, jumlah motor listrik yang digunakan masih lebih sedikit dibandingkan mobil listrik.
ADVERTISEMENT
Menurut data WHO, lebih dari 60 ribu kematian per tahun di Vietnam berkaitan dengan polusi udara. Pada Juli 2025, indeks kualitas udara di beberapa kota di sana berkisar antara 115 hingga 165 dan telah masuk dalam kategori 'buruk' sampai 'sangat buruk'.
Sebagai informasi, mayoritas dari hampir 8,7 juta penduduk Hanoi mengandalkan motor untuk kegiatan sehari-hari. Kota ini memiliki sekitar tujuh juta sepeda motor dan lebih dari satu juta mobil.
Polusi udara di Hanoi, Vietnam. Foto: Dok. Reuters
Seiring meningkatnya pendapatan, semakin banyak orang beralih ke kendaraan pribadi. Akibatnya, kualitas udara memburuk dan Hanoi terus masuk dalam daftar kota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia.
Adapun, rencana itu tak sepenuhnya mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Sebagian besar masih ragu untuk beralih ke motor listrik dengan alasan harga yang tinggi serta infrastruktur stasiun pengisian daya yang terbatas.
ADVERTISEMENT
Selain melarang kendaraan, pemerintah Vietnam berencana memperbaiki sistem pengolahan limbah, menerapkan pemantauan lingkungan berbasis digital, dan memperketat sanksi bagi pelanggar. Warga yang melaporkan kasus pencemaran akan diberikan imbalan.