Otomotif
·
5 Mei 2021 15:19

Viral Pajero Sport Pakai Pelat Nomor Kekaisaran Sunda Nusantara, Ini Sanksinya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Viral Pajero Sport Pakai Pelat Nomor Kekaisaran Sunda Nusantara, Ini Sanksinya (111985)
Polisi menindak pengemudi mobil yang mengaku sebagai warga Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Foto: Dok. Istimewa
Jagat media sosial kini tengah diramaikan dengan kasus Mitsubishi Pajero Sport yang ditilang petugas Kepolisian di tol Dalam Kota karena tidak menggunakan pelat nomor kendaraan resmi, melainkan memakai pelat nomor Kerajaan Sunda Nusantara.
ADVERTISEMENT
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Akmal, mengatakan mobil yang dikemudikan seorang pria bernama Rusdi Karepesina itu terjaring razia di Gerbang Tol Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu (5/5) siang.
Mobil berwarna hitam tersebut diberhentikan polisi karena tidak menggunakan pelat nomor resmi melainkan pelat nomor berwarna biru dengan tulisan SN 45 RSD.
“Dia ngakunya warga Kekaisaran Sunda Nusantara. Kaya Sunda Empire gitu,” ucap Akmal saat dikonfirmasi, Rabu (5/5).
Tidak hanya melakukan pelanggaran pelat nomor kendaraan, pengemudi tersebut juga terbukti tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sah.
Alih-alih memberikan SIM dan STNK, pengemudi tersebut malah memberikan Surat Kelayakan Mengemudi dan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor terbitan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.
ADVERTISEMENT
“Surat kendaraan enggak ada, cuma bawa STNK terbutan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara,” sambung Akmal.
Viral Pajero Sport Pakai Pelat Nomor Kekaisaran Sunda Nusantara, Ini Sanksinya (111986)
Identitas warga Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Foto: Dok. Istimewa
Saat ini, pengemudi beserta barang bukti Mitsubishi Pajero Sport berwarna hitam itu, telah diamankan pihak Kepolisian guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Viral Pajero Sport Pakai Pelat Nomor Kekaisaran Sunda Nusantara, Ini Sanksinya (111987)
Identitas warga Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Foto: Dok. Istimewa

Sanksi

Adapun dengan berbagai pelanggaran yang dilakukan, pengemudi Pajero Sport tersebut bisa dikenai berbagai sanksi pidana dan denda sesuai dengan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009.
Dalam hal pelanggaran pelat nomor kendaraan, pengemudi akan dikenakan sanksi sesuai pada Pasal 280, berikut bunyinya:
Pasal 280
Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 Ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banya Rp 500.000 (lima ratus ribu Rupiah).
Viral Pajero Sport Pakai Pelat Nomor Kekaisaran Sunda Nusantara, Ini Sanksinya (111988)
Pajero Sport Berpelat Nomor Kekaisaran Sunda Nusantara. Foto: dok. Istimewa
Sementara untuk pelanggaran tidak memiliki SIM dan STNK, pengemudi Pajero Sport bisa ditindak dan dikenakan sanksi sesuai Pasal 288 Ayat (1) dan (2), berikut bunyinya:
ADVERTISEMENT
Pasal 288
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 Ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (lima ratus ribu Rupiah).
(2) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 Ayat (5) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan dan/atau denda paling banyak Rp 250.000 (dua ratus lima puluh ribu Rupiah).
Spesifikasi Mitsubishi Pajero Sport
ADVERTISEMENT
Adapun Mitsubishi Pajero Sport yang digunakan yakni merupakan generasi pertama yang dipasarkan di Indonesia dalam rentang waktu 2009 hingga 2016.
Pada generasi ini, Mitsubishi Pajero Sport hadir dalam 2 pilihan jantung pacu. Pertama ada mesin Diesel DI-D Commonrail dengan Variable Geometry Turbo (VGT) berkapasitas 2.5 liter. Mesin ini menjanjikan tenaga 174 dk dan torsi 400 Nm.
Lalu yang kedua ada mesin bensin V6 MIVEC berkapasitas 3.0 liter. Mesin ini menghasilkan tenaga 214 dk dan torsi 281 Nm.
***