Wuling Belum Siap Produksi Mesin Cortez dan Confero di Cikarang

Confero dan Cortez merupakan dua model yang dijadikan senjata Wuling Motors untuk menjajaki mencuri kue multi purpose vehicle (MPV) Tanah Air. Agar kompetitif, dua produk itu sudah diproduksi secara lokal di pabrik mereka yang berada di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Meskipun sudah memproduksi seluruh model yang dipasarkan secara lokal, namun masih ada beberapa bagian penting dari mobil ini, seperti bagian jantung mekanisnya yang meliputi mesin dan juga transmisinya yang masih mereka kirim secara utuh dari negeri asalnya, China.
Untuk membangun power plant sendiri, ini masih cukup jauh. Hitungan kami sih paling tidak kalau penjualan unit sudah tembus sekitar 120 ribu per tahun dan itu konsisten
Senior Director Manufacture PT SGMW, Arif Pramadana, tak memungkiri bila sebagai pendatang baru mereka belum dapat melokalkan secara menyeluruh bagian-bagian yang tersemat di mobil yang mereka garap. Ia mengatakan, bagian powertrain (mesin + transmisi ) masih didatangkan dari China.
Bukan tanpa alasan tentunya, hal ini dikarenakan volume penjualan dari MPV Wuling yang masih jauh dari kata cukup.
“Kalau penjualan sudah bisa menyentuh angka 120 ribu per tahun otomatis kan kapasitas produksi di pabrik juga akan lebih dari 120 ribu unit, kalau hal tersebut sudah berhasil dicapai, untuk membangun power plant sendiri pastinya sangat bisa dipertimbangkan,” jelas Arif saat ditemui di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (9/5).

Pelat Baja Masih Impor
Selain mesin dan transmisi, Wuling juga masih mengandalkan bahan dasar untuk bodi mobil yang merupakan pelat-pelat atau lempengan baja dari China.
“Untuk bagian pelat atau lempengan yang jadi bahan dasar dari bodi mobil Wuling, kami masih menggunakan lempengan yang dikirim dari China melalui Baosteel. Lempengan itu dikirim secara gulung-gulungan yang pada saat mau dicetak di press shop itu baru kami potong-potong,” tutupnya.
