Kumparan Logo

5 Monster Zaman Purba yang Layak Diangkat ke Layar Lebar

kumparanSAINSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Monster-monster purba yang layak diangkat ke layar lebar (Foto: Shutter stock)
zoom-in-whitePerbesar
Monster-monster purba yang layak diangkat ke layar lebar (Foto: Shutter stock)

Film horor fiksi ilmiah The Meg sedang menghias layar lebar di seluruh dunia. Meski tidak begitu tepat dari sudut pandang sains, usaha film tersebut untuk mengenalkan seekor makhluk dari zaman purba patut kita acungi jempol.

Tom Fletcher, pengajar paleobiologi di University of Leicester, menjelaskan bahwa Carcharocles megalodon, yang menjadi tokoh utama di film The Meg, adalah salah satu makhluk paling menakjubkan yang pernah hidup di Bumi.

"Besar, rakus, dan misterius, megalodon adalah hiu terbesar yang kita ketahui pernah hidup di Bumi," tulisnya di The Conversation.

Ikan hiu Megalodon. (Foto: Alberto Collareta/Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology)
zoom-in-whitePerbesar
Ikan hiu Megalodon. (Foto: Alberto Collareta/Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology)

Ia menjelaskan bahwa spesies tersebut hanya dipelajari dari fosil gigi yang ditinggalkannya. Panjang dari fosil gigi tersebut mencapai 18 sentimeter. Dari temuan tersebut, peneliti menduga bahwa panjang tubuh megalodon bisa mencapai 17 meter.

Selain hiu raksasa ini sebenarnya banyak monster zaman purba lain yang kisahnya layak diangkat ke layar lebar. Berikut lima monster zaman purba yang layak diperkenalkan kepada masyarakat melalui karya-karya layar lebar, menurut Fletcher.

1. Ichthyosaurus

Ilustrasi Ichthyosaurus. (Foto: Shutter stock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ichthyosaurus. (Foto: Shutter stock)

Hidup sekitar 200 juta tahun lalu, ichthyosaurus adalah makhluk mirip lumba-lumba yang cukup mematikan. Fletcher menjelaskan bahwa spesies ini memiliki panjang sekitar 15 hingga 20 meter dan diduga bisa tumbuh lebih besar lagi.

Ichthyosaurus telah beradaptasi dengan sempurna untuk bisa bergerak cepat di dalam air. Selain itu mereka juga berhasil bertahan hidup selama 160 juta tahun ketika dinosaurus berkuasa di muka Bumi.

2. Pliosaurus

Ilustrasi pliosaurus (Foto: Shutter stock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pliosaurus (Foto: Shutter stock)

Pliosaurus merupakan salah satu reptil laut yang hidup di era Mesozoikum sekitar 245 juta hingga 65 juta tahun lalu. Spesies ini memiliki tubuh yang bisa mencapai panjang 15 meter dan dilengkapi dengan gigi-gigi yang lebih mengerikan dibanding buaya.

Temuan fosil dari spesies ini membuatnya pernah dinamai sebagai Predator X di Norwegia dan The Monster of Aramberri di Meksiko.

3. Mosasaurus

Ilustrasi mosasaurus. (Foto: Shutter stock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mosasaurus. (Foto: Shutter stock)

Spesies ini sempat tampil di film Jurassic World. Namun tentunya ia layak memiliki filmnya sendiri. Mosasaurus memiliki panjang hingga 17 meter dan memiliki gigi-gigi runcing. Mereka bisa dibilang juga sebagai predator kolosal.

Selain itu, spesies ini memiliki nilai sejarah tersendiri bagi ilmu paleontologi. Mosasaurus adalah salah satu reptil laut yang pertama dan terbesar yang pertama kali berhasil dideskripsikan.

4. Xiphactinus

Fosil unik Xiphactinus di Sternberg Museum of Natural History. (Foto: wikimiedia commons)
zoom-in-whitePerbesar
Fosil unik Xiphactinus di Sternberg Museum of Natural History. (Foto: wikimiedia commons)

Ukuran Xiphactinus audax memang hanya sekitar lima hingga enam meter, tak lebih besar dari spesies hiu yang hidup di periode yang sama dengan mereka. Namun demikian bentuk tubuh dan ekornya memberikan spesies ini kemampuan berenang yang cepat, menjadikannya sebagai pemburu bawah air yang handal.

Bahkan salah satu temuan fosil dari spesies ini memberikan kita satu spesimen unik, yaitu fosil unik ikan di dalam ikan yang dipamerkan di Sternberg Museum of Natural History, AS.

5. Basilosaurus

Fosil basilosaurus di Museum d'Histoire Naturelle de Nantes. (Foto: wikimedia commons.)
zoom-in-whitePerbesar
Fosil basilosaurus di Museum d'Histoire Naturelle de Nantes. (Foto: wikimedia commons.)

Arti nama basilosaurus adalah "king lizard" atau raja kadal. Namun spesies ini sebenarnya adalah leluhur para paus. Spesies ini diduga hidup di Yordania dan Mesir pada periode Eosen, sekitar 40 juta tahun lalu.

Mereka bisa tumbuh hingga 18 meter dan memiliki gigi-gigi yang mampu menghancurkan tulang. Selain itu, Fletcher menjelaskan bahwa spesies ini memiliki kepandaian seperti mamalia, menjadikannya sebagai salah satu predator zaman purba yang mengerikan.