kumparan
8 Sep 2018 14:48 WIB

6 Fakta Kemunculan Lubang Misterius di Sukabumi

Lubang misterius di tengah sawah Sukabumi. (Foto: Dok. ANTARA FOTO)
Warga Sukabumi dikejutkan dengan kemunculan sebuah lubang besar misterius di tengah-tengah sawah pada Kamis (6/9) lalu. Lubang itu berada di Kampung Legoknyenang, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.
ADVERTISEMENT
Pemilik sawah, Cece Sudirman, mengatakan bahwa ukuran lubang itu sempat membesar, mulai dari tiga meter menjadi enam meter. Cece memperkirakan bahwa kedalamannya saat ini telah mencapai enam meter, seperti dikutip SukabumiUpdate.
Ada beberapa fakta menarik mengenai lubang misterius yang muncul tiba-tiba di sawah di Kabupaten Sukabumi ini. Berikut daftar faktanya!
1. Diawali dengan suara gemuruh
Menurut Cece, sebelum menemukan lubang tersebut, ia mendengar suara gemuruh yang datang dari sawahnya pada Kamis (6/9) siang. Ia menceritakan, waktu itu hendak melaksanakan solat zuhur pada pukul 12.30 WIB dan ketika diperiksa, ternyata sawahnya ambles dan muncul sebuah lubang misterius dengan ukuran besar.
2. Ukuran lubang
Lubang tersebut diduga memiliki kedalaman 10 meter dan diameter kurang lebih enam meter. Cece juga mengatakan, ukuran lubang misterius tersebut terus bertambah besar.
ADVERTISEMENT
Pada saat ditemukan pertama kali, lubang tersebut hanya berdiameter tiga meter dan akhirnya bertambah besar hingga besar diameternya naik dua kali lipat. Akibat lubang di sawahnya tersebut, Cece mengaku mengalami kerugian Rp 300 ribu karena sawah yang ambles tersebut baru ditanami padi.
Lubang misterius di tengah sawah Sukabumi. (Foto: ANTARA FOTO/Budiyanto)
3. Ada gua di bawah lubang misterius
Dugaan sementara penyebab munculnya lubang misterius di Sukabumi tersebut adalah karena adanya saluran air yang berbentuk mirip gua. Kepala Desa Sukamaju, Hermawan, mengatakan kepada Sukabumi Update bahwa gua tersebut merupakan peninggalan zaman Belanda.
Gua yang berada di bawah lubang tersebut memiliki diameter dua meter dan panjang hingga 50 meter. Saluran air di gua tersebut juga masih aktif, meski akhirnya tersumbat karena tanah amblas. Sarang burung walet juga ditemukan dalam lubang tersebut.
ADVERTISEMENT
4. Hanya fenomena biasa
Camat Kadudampit, Zaenal Abidin, mengatakan bahwa ini adalah gejala alam biasa. Dugaan sementara mengatakan tanah di sawah itu ambles karena adanya saluran air berbentuk gua di bawahnya.
Karena saluran tidak memiliki fondasi yang kuat, maka tanahnya pun ambles mengakibatkan lubang menganga muncul di sawah tersebut.
Fenomena ini diakui Zaenal sudah dilaporkan kepada Bupati, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setempat.
Sukabumi. (Foto: Dok. kemendagri.go.id)
5. Sudah diberi penjagaan
Kemunculan lubang misterius ini ternyata menarik perhatian banyak warga Kabupaten Sukabumi yang ingin melihat penampakan lubang tersebut. Untuk mencegah ada anak-anak masuk ke dalam dan insiden yang tak diinginkan, pihak Kecamatan setempat memutuskan untuk melakukan penjagaan di sekitar lubang tersebut.
ADVERTISEMENT
6. Saluran air tak kedap jadi penyebab lubang
Kabid Mitigasi Gerakan Tanah PVMBG, Agus Budianto, membenarkan bahwa kemunculan lubang tersebut ada hubungannya dengan saluran air yang berbentuk seperti gua di bawah area persawahan milik Cece.
Kepada kumparanSAINS, Agus mengatakan saluran air tersebut ambles karena tidak kedap. Setelah sekian lama kemasukan air yang berasal dari sawah, maka erosi tak terhindarkan.
"Karena erosi di bawahnya dan ada tekanan di atasnya, maka lama-lama ambles," kata Agus, Sabtu (8/9).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan