Kumparan Logo

'Batu Kelaparan' Muncul Lagi di Sungai Eropa

kumparanSAINSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Batu kelaparan di Eropa (Foto: AP Photo/Petr David Josek)
zoom-in-whitePerbesar
Batu kelaparan di Eropa (Foto: AP Photo/Petr David Josek)

Bangsa Eropa di masa lalu punya cara unik dalam mengukur tingkat kerendahan air saat musim kemarau. Mereka melakukannya dengan mengukir garis dan tanggal di batu-batu besar yang ada di sepanjang Sungai Elbe yang mengalir dari Republik Ceko ke Jerman.

Pahatan garis dan tanggal tersebut menunjukkan apabila air sudah berada dalam batas yang sangat rendah, berarti kekeringan telah datang. Kekeringan identik dengan kelaparan, tak heran banyak yang menyebut bebatuan itu sebagai 'batu kelaparan'.

Sekarang, selusin batu tersebut dikabarkan muncul kembali di Sungai Elbe, bertepatan dengan Eropa mengalami musim kemarau. Menurut laporan Live Science, batu memiliki ukiran tulisan dalam bahasa Jerman dan berbunyi, "Bila kamu melihat saya (batu kelaparan), menangislah."

Batu tertua yang muncul berasal dari tahun 1616 dan merupakan penanda hidrologis tertua di Eropa Tengah.

Batu kelaparan di Eropa (Foto: AP Photo/Petr David Josek)
zoom-in-whitePerbesar
Batu kelaparan di Eropa (Foto: AP Photo/Petr David Josek)

Kemunculan kembali batu-batu tersebut tidak aneh karena saat ini Eropa memang sedang mengalami musim kemarau panjang. Eropa Utara bahkan mencatat kekeringan yang terjadi tak hanya menyebabkan tingginya suhu panas dan kebakaran hutan, tetapi juga mengancam produksi pangan lokal.

Di Swedia, Jerman, dan Belanda, panen gandum diperkirakan akan turun antara 30 hingga 60 persen, tergantung pada wilayahnya. Inggris dan Prancis juga terkena dampak signifikan. Peternak di Eropa Utara mungkin harus merelakan hewan ternaknya disembelih karena mereka tidak bisa memberi makan ternak.

Penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim akan memperparah masa kekeringan ini. Beberapa abad yang lalu, batu-batu ini telah membuktikan betapa berbahayanya peristiwa kekeringan semacam ini.

Batu kelaparan di Eropa (Foto: AP Photo/Petr David Josek)
zoom-in-whitePerbesar
Batu kelaparan di Eropa (Foto: AP Photo/Petr David Josek)