Kumparan Logo

Gerhana Matahari Cincin 2020 di India Akan seperti Kalung Manik Berkilau

kumparanSAINSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses terjadinya gerhana matahari cincin di Siak, provinsi Riau, Indonesia. Foto: REUTERS / Willy Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Proses terjadinya gerhana matahari cincin di Siak, provinsi Riau, Indonesia. Foto: REUTERS / Willy Kurniawan

21 Juni 2020, beberapa negara di dunia akan disambangi fenomena alam gerhana Matahari cincin (GMC). Adapun sejumlah wilayah yang dilewati GMC meliputi Kongo, Sudan Selatan, Ethiopia, Eritrea, Yaman, Oman, Pakistan, Tibet, China, Taiwan, termasuk India.

Pemandangan paling sempurna dari GMC diprediksi bakal terjadi di India, tepatnya di Rajasthan, Haryana, Uttrakhand, selama 30 detik ketika puncak gerhana. GMC di India juga disebut-sebut menjadi yang ‘terdalam’. Ini artinya, saat puncak GMC terjadi, itu bakal terlihat seperti kalung ketimbang ‘cincin api’ biasa.

“Alih-alih cincin api yang lebar, matahari mungkin muncul sebagai kalung manik-manik berkilau yang dikenal sebagai Baily’s Beads karena cahaya redup,” ujar Ajay Tawlar, seorang astrophotographer mengatakan kepada Times of India.

Efek Baily's Beads saat Gerhana Matahari Cincin tanggal 4 Desember 2020. Foto: Arne Danielson via NASA

Selama GMC terjadi, bulan akan menutupi 98,8 persen cakram Matahari yang menyebabkan cincin di sekitar Matahari terlihat sangat tipis. Adapun GMC pertama kali dimulai pada pukul 09.15, bergerak mencapai puncak pukul 12.10 dan berakhir sekitar pukul 15.04 sore waktu setempat.

Durasi GMC diperkirakan berlangsung selama enam jam. Wilayah seperti Afrika, Kongo, Ethiopia, Pakistan, dan China juga mengalami hal yang sama. Sementara negara lain termasuk Indonesia juga bisa menyaksikan fenomena alam ini, kendati hanya berupa gerhana matahari sebagian.

Di Indonesia, gerhana Matahari sebagian bisa disaksikan di sebagian pulau Jawa dan Sumatera. Gerhana paling lama terjadi di Sabang, Aceh, dengan durasi 2 jam 27 menit 11,1 detik. Dan durasi gerhana paling sebentar terjadi di Kepanjen, Jawa Timur, yaitu hanya 3 menit 17,1 detik.

kumparan post embed

GMC sendiri terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari. Akibatnya, saat puncak gerhana, Matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya.

video youtube embed

GMC terdiri dari antumbra dan penumbra. Di wilayah yang terlewati antumbra, gerhana yang teramati akan berupa Gerhana Matahari Cincin, sementara di wilayah yang terkena penumbra gerhana yang teramatinya berupa Gerhana Matahari Sebagian.

Penting untuk dicatat, menyaksikan gerhana Matahari tanpa peralatan apa pun dapat menyebabkan kerusakan parah bahkan permanen pada mata. Oleh sebab itu, supaya aman kamu diwajibkan menggunakan kacamata pelindung atau bisa juga dengan menggunakan alat bantu seperti proyektor, teropong, atau teleskop.