Kumparan Logo

Gerhana Matahari Cincin di Langit Indonesia Hanya Tampak Sebagian, Ini Alasannya

kumparanSAINSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seekor burung terbang saat gerhana matahari cincin di Bangkok, Thailand pada 26 Desember 2019. Foto: REUTERS / Soe Zeya Tun
zoom-in-whitePerbesar
Seekor burung terbang saat gerhana matahari cincin di Bangkok, Thailand pada 26 Desember 2019. Foto: REUTERS / Soe Zeya Tun

Fenomena langka Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada Minggu, 21 Juni 2020 nanti, di sejumlah wilayah di Bumi. Tapi, wilayah di Indonesia tidak mengalami fenomena Gerhana Matahari Cincin, melainkan Gerhana Matahari Sebagian.

Kepala LAPAN, Thomas Djamaludin menjelaskan, hal itu disebabkan karena Indonesia tidak berada pada jalur utama Gerhana Matahari Cincin. Selain itu, tidak semua wilayah di Indonesia bis melihat fenomena itu. Fenomena langka ini tidak bisa dilihat di wilayah di Sumatra bagian selatan serta Jawa bagian barat dan tengah yang tidak bisa melihat fenomena itu.

“(GMC hanya) di jalur pusatnya gerhana matahari cincin. Di Indonesia hanya gerhana matahari sebagian 0-50 persen. Hanya wilayah Sumatera bagian selatan serta Jawa bagian barat dan tengah yang tidak bisa melihat gerhana matahari,” kata Thomas ketika dihubungi kumparan, Jumat (19/6).

Proses terjadinya gerhana matahari cincin di Siak, provinsi Riau, Indonesia. Foto: REUTERS / Willy Kurniawan

Penjelasan serupa juga dijelaskan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mengingat wilayah Indonesia terletak di selatan jalur cincin, maka bagian Matahari yang tertutupi piringan Bulan saat puncak gerhana berada di sebelah kanan. Pada saat puncak gerhana, besaran piringan Matahari yang tertutupi piringan Bulan bergantung pada magnitudo gerhana, yaitu perbandingan diameter Matahari yang tertutup piringan Bulan saat gerhana terjadi dan diameter Matahari keseluruhan.

Gerhana Matahari Sebagian dapat disaksikan masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa dan sebagian kecil Sumatra bagian selatan. Fenomena langka ini akan melewati 432 pusat kota dan kabupaten di 31 provinsi. Selain di Indonesia, beberapa wilayah yang akan dilewati gerhana itu adalah Kongo, Sudan Selatan, Ethiopia, Yaman, Oman, Pakistan, India, China, dan Samudra Pasifik.

Gerhana Matahari merupakan fenomena yang terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada pada satu garis lurus, di mana bayangan Bulan jatuh pada permukaan Bumi. Sementara Gerhana Matahari Cincin merujuk pada fenomena ketika piringan Bulan tampak sedikit lebih kecil dibanding piringan Matahari.

Warga mengambil foto proses terjadinya gerhana matahari cincin di Hofuf, Arab Saudi. Foto: REUTERS / Hamad I Mohammed

Berikut daftar yang dibuat LAPAN tentang sejumlah wilayah di Indonesia yang dilintasi fenomena Gerhana Matahari Sebagian:

Ketertutupan kurang dari 10%

  • Pulau Sumatera kecuali Aceh bagian Utara, Bengkulu bagian Selatan dan Lampung bagian Selatan. Gerhana mulai pukul 13.30-14.45 WIB, puncak Gerhana pukul 14.45-15.00 WIB, Gerhana berakhir pukul 15.15-15.45 WIB.

  • Kepulauan Bangka Belitung. Gerhana mulai pukul 14.25 WIB, puncak Gerhana pukul 15.10 WIB, dan berakhir pukul 15.51 WIB.

  • Kepulauan Riau (minus Natuna). Gerhana mulai pukul 14.00 WIB, puncak Gerhana pukul 15.06 WIB, dan Gerhana berakhir pukul 16.12 WIB.

  • Kalimantan Barat bagian Selatan. Gerhana mulai pukul 14.13 WIB, puncak Gerhana pukul 15.17 WIB, dan Gerhana berakhir pukul 16.00 WIB.

  • Kalimatan Tengah bagian Selatan. Gerhana mulai pukul 14.26 WIB, puncak Gerhana pukul 15.22 WIB, dan Gerhana berakhir pukul 16.15 WIB.

  • Kalimantan Selatan bagian Selatan. Gerhana mulai pukul 15.32 WITA, puncaknya pukul 16.25 WITA, dan berakhir pukul 17.11 WITA.

  • Sebagian besar Pantai Utara (Pantura) Jawa ditambah dengan Purwodadi, Sragen dan Blora. Gerhana mulai pukul 15.00-15.15 WIB, puncak Gerhana pukul 15.15 WIB, dan Gerhana berakhir pukul 15.30-15.45 WIB.

  • Jawa Timur (minus Pacitan, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar dan Kabupaten Malang bagian Selatan). Gerhana mulai pukul 14.57 WIB, puncak Gerhana pukul 15.21 WIB, dan Gerhana berakhir pukul 15.48 WIB.

  • Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur. Gerhana mulai pukul 15.53-16.04 WITA, puncak Gerhana pukul 16.24-16-27 WITA, dan berakhir pada pukul 16.44-17.10 WITA.

  • Sulawesi Selatan bagian Selatan, dan Pulau Wetar (Kabupaten Maluku Barat Daya). Gerhana mulai pukul 15.35 WITA, puncak Gerhana pukul 16.30 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.19 WITA.

Ketertutupan antara 10-20%

  • Aceh bagian Utara. Gerhana mulai pukul 13.16 WIB, puncak Gerhana pukul 14.40 WIB, dan Gerhana berakhir pukul 15.48 WIB.

  • Kepulauan Natuna. Gerhana mulai pukul 14.00-14.15 WIB, puncak Gerhana pukul 15.00-15.15 WIB, dan Gerhana berakhir pukul 15.45-16.00 WIB.

  • Kalimantan Barat bagian Utara. Gerhana mulai pukul 14.13 WIB, puncak Gerhana pukul 15.17 WIB, dan Gerhana berakhir pukul 16.00 WIB.

  • Kalimantan Tengah bagian Utara. Gerhana mulai pukul 14.26 WIB, puncak Gerhana pukul 15.22 WIB, dan Gerhana berakhir pukul 16.15 WIB.

  • Kalimantan Selatan bagian Utara (Tabalong, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Kotabaru, Balangan). Gerhana mulai pukul 15.32 WITA, puncaknya pukul 16.25 WITA, dan berakhir pukul 17.11 WITA.

  • Kalimantan Timur (minus Kabupaten Berau). Gerhana mulai pukul 15.15 WITA, puncak Gerhana pukul 16.25 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.25 WITA.

  • Sulawesi Selatan bagian Utara (Luwu Utara hingga Pare-Pare). Gerhana mulai pukul 15.35 WITA, puncak Gerhana pukul 16.30 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.19 WITA.

  • Sulawesi Barat. Gerhana mulai pukul 15.31 WITA, puncak Gerhana pukul 16.29 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.20 WITA.

  • Sulawesi Tengah (minus Banggai, Banggai Kepulauan, Toli-Toli, Buol, Kepulauan Togian). Gerhana mulai pukul 15.26 WITA, puncak Gerhana pukul 16.30 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.25 WITA.

  • Sebagian Maluku: Buru Selatan, Maluku Barat Daya (minus Pulau Wetar), Kepulauan Tanimbar. Gerhana mulai pukul 16.39 WIT, puncak Gerhana pukul 17.35 WIT, dan Gerhana berakhir pukul 18.26 WIT.

Ketertutupan antara 20-30%

  • Kabupaten Berau. Gerhana mulai pukul 15.15 WITA, puncak Gerhana pukul 16.25 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.25 WITA.

  • Kalimantan Utara. Gerhana mulai pukul 15.15-15.30 WITA, puncak Gerhana pukul 16.15-16.30 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.15-17.30 WITA.

  • Sulawesi Utara (minus Kepulauan Sangihe-Talaud, Manado, Bitung dan Tomohon). Gerhana mulai pukul 15.24 WITA, puncak Gerhana pukul 16.32 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.31 WITA.

  • Gorontalo. Gerhana mulai pukul 15.28 WITA, puncak Gerhana pukul 16.31 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.26 WITA.

  • Sulawesi Tengah: Banggai, Banggai Kepulauan, Toli-Toli, Buol, Kepulauan Togian. Gerhana mulai pukul 15.26 WITA, puncak Gerhana pukul 16.30 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.25 WITA.

  • Maluku Utara: Kepulauan Sula, Halmahera Selatan. Gerhana mulai pukul 16.29 WIT, puncak Gerhana pukul 17.34 WIT, dan Gerhana berakhir pukul 18.30 WIT.

  • Maluku: Pulau Seram, Pulau Ambon, Kepulauan Kai, Kepulauan Aru. Gerhana mulai pukul 16.39 WIT, puncak Gerhana pukul 17.35 WIT, dan Gerhana berakhir pukul 18.26 WIT.

  • Papua Barat: Fak-Fak, Kaimana. Gerhana mulai pukul 16.34 WIT, puncak Gerhana pukul 17.36 WIT, dan Gerhana berakhir tidak teramati karena Matahari sudah terbenam.

  • Papua: Mimika, Asmat, Boven Digul, Mappi, Merauke. Gerhana mulai pukul 16.36 WIT, puncak Gerhana pukul 17.37 WIT dan Gerhana berakhir tidak teramati karena matahari sudah terbenam.

Ketertutupan antara 30-40%

  • Sulawesi Utara: Kepulauan Sangihe, Manado, Bitung, dan Tomohon. Gerhana mulai pukul 15.24 WITA, puncak Gerhana pukul 16.32 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.31 WITA.

  • Maluku Utara (minus Kepulauan Sula, Halmahera Selatan). Gerhana mulai pukul 16.29 WIT, puncak Gerhana pukul 17.34 WIT, dan Gerhana berakhir pukul 18.30 WIT.

  • Papua Barat (minus Fak-Fak, Kaimana). Gerhana mulai pukul 16.34 WIT, puncak Gerhana pukul 17.36 WIT, dan Gerhana berakhir tidak teramati karena Matahari sudah terbenam.

  • Papua (minus Mimika, Asmat, Boven Digul, Mappi, Merauke). Gerhana mulai pukul 16.36 WIT, puncak Gerhana pukul 17.37 WIT dan Gerhana berakhir tidak teramati karena matahari sudah terbenam.

Ketertutupan antara 40-50%

  • Sulawesi Utara: Kepulauan Talaud. Gerhana mulai pukul 15.24 WITA, puncak Gerhana pukul 16.32 WITA, dan Gerhana berakhir pukul 17.31 WITA.

Proses terjadinya gerhana matahari cincin di Aceh. Foto: Dok, Kemenag Aceh

Sedangkan daftar wilayah Indonesia di bawah ini tidak mengalami Gerhana, antara lain:

  • Bengkulu bagian Selatan

  • Lampung bagian Selatan

  • Banten

  • DKI Jakarta

  • Jawa Barat

  • Jawa Tengah (minus Batang, Kendal, Semarang Raya, Demak, Grobogan, Rembang, Blora)

  • Jawa Timur: Pacitan, Ponorogo, Magetan, Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Kabupaten Malang bagian Selatan