Kumparan Logo

Heboh Bangkai Ikan Aligator Bergigi Tajam Ditemukan, Ini Penampakannya

kumparanSAINSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penemuan bangkai ikan aligator gar. Foto: Karen Lythgoe via Facebook
zoom-in-whitePerbesar
Penemuan bangkai ikan aligator gar. Foto: Karen Lythgoe via Facebook

Seekor bangkai ikan besar yang misterius ditemukan terdampar di tepian waduk di daerah MacRitchie Reservoir, Singapura, pada Minggu (14/2). Penemuan bangkai ikan misterius ini pun sempat menghebohkan media sosial karena bentuknya yang besar dan mirip hewan prasejarah.

Namun, faktanya hewan yang ditemukan pertama kali oleh perempuan bernama Karen Lythgoe ini diidentifikasi sebagai ikan aligator gar (Atractosteus spatula) yang merupakan hewan asli Amerika Utara. Foto ikan aligator gar yang dibagikan Lythgoe di Facebook pun mendapatkan beragam komentar.

Lythgoe menggambarkan saat dia pertama kali menemukan ikan aligator gar. Ia sangat terkejut ketika menemukan ikan yang berukuran besar itu dengan gigi yang tajam.

“Kami mengira itu adalah buaya dari posisi itu, tetapi tampaknya kurang tepat, jadi kami keluar dari jalur untuk melihat lebih dekat. Itu bukan buaya! Itu seperti sesuatu yang mungkin Anda lihat di kebun binatang. Itu tampak seperti hewan prasejarah dengan rahang dan giginya yang besar," jelasnya seperti dikutip Daily Mail.

Penemuan bangkai ikan aligator gar. Foto: Karen Lythgoe via Facebook

Pihak National Parks Board Singapore telah mengeluarkan pernyataan bahwa makhluk itu adalah seekor aligator gar. Spesies ini disebut 'fosil hidup' karena begitu bentuk tubuhnya yang mirip seperti hewan prasejarah.

Ikan aligator gar menghasilkan telur yang beracun bagi manusia dan merupakan predator di puncak rantai makanan. Melepaskannya ke alam liar tanpa izin dapat berdampak negatif pada lingkungan sekitar dan makhluk yang sudah hidup di sana.

Otoritas setempat hanya bisa berasumsi bahwa ikan aligator gar sebagai hewan peliharaan dan dilepaskan begitu sudah tumbuh terlalu besar. Ikan yang berasal dari Amerika Utara ini dapat tumbuh hingga mencapai panjang 2,5 meter.

Di singapura, melepaskan hewan ke dalam waduk dan saluran air dapat dihukum dengan denda hingga 3.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 31 juta.

Ilustrasi Ikan Aligator. Foto: Getty Images/kumparan

Ikan Aligator gar juga ditemukan di Indonesia

Tidak hanya di Singapura, baru-baru ini ikan aligator gar juga membuat heboh masyarakat Yogyakarta. Sejumlah pemancing di "Kota Gudeg" itu mendapatkan ikan jenis aligator ketika sedang memancing di perairan di daerah tersebut.

Ikan aligator ini diduga berasal dari para pemelihara yang tidak kuat lagi memberi pakan, sehingga melepaskannya ke alam liar. Penemuan ikan aligator di perairan Yogyakarta semakin sering seiring meningkatnya tren memelihara ikan hias akhir-akhir ini.

kumparan post embed