Kumparan Logo

Ini Penyebab Kenapa Manusia Modern Bisa Tumbuh Tinggi menurut Peneliti

kumparanSAINSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi tumbuh kembang anak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi tumbuh kembang anak. Foto: Shutterstock

Menurut sebuah studi, rata-rata tinggi orang Inggris mengalami kenaikan 10 centimeter selama abad ke-20. Di negara lain, tinggi orang-orang bahkan naik hingga 20 cm.

Yang jadi pertanyaan, kenapa manusia modern masa kini bisa tumbuh lebih tinggi? Kenapa remaja zaman sekarang mencapai pubertas lebih awal dari sebelumnya? Menurut peneliti, semuanya ada hubungan dengan sensor otak.

Sudah sejak lama peneliti mengetahui bahwa seseorang yang menjalankan pola makan sehat cenderung tumbuh lebih tinggi dan lebih cepat mengalami pubertas. Di Korea Selatan, misalnya, tinggi badan orang dewasa meroket seiring dengan perkembangan negara, dari negara miskin menjadi maju.

Namun, postur orang-orang di Asia Selatan dan Afrika hanya sedikit mengalami peningkatan dalam kurun waktu 100 tahun. Untuk mengetahui kenapa hal ini bisa terjadi, para peneliti gabungan dari University of Cambridge, Queen Mary University of London, University of Bristol, University of Michigan dan Vanderbilt University, melakukan sebuah studi.

Ilustrasi otak anak. Foto: Shutterstock

Sebelumnya, para ilmuwan tahu bahwa sinyal dari makanan akan mencapai otak yang disebut hipotalamus, memberitahu otak tentang nutrisi sehat dalam tubuh dan memicu pertumbuhan.

Dalam studi terbaru para peneliti menemukan bahwa sensor otak mungkin di balik terjadinya proses ini. Disebut MC3R, menjadi bagian penting dalam menghubungkan makanan dan perkembangan tubuh dan seks.

"Ini memberitahu tubuh bahwa kita hebat, kita punya banyak makanan, jadi tumbuh dengan cepat, segera mengalami pubertas dan menghasilkan banyak bayi," kata Prof Sir Stephen O'Rahilly, penulis studi dari Cambridge University sebagaimana dikutip BBC. "Ini bukan hanya keajaiban--kami memiliki diagram pengkabelan lengkap tentang bagaimana hal itu terjadi."

Ketika sensor otak tidak bekerja dengan baik, maka orang cenderung memiliki postur lebih pendek, dan mulai pubertas lebih lambat ketimbang orang lain. Tim lantas mencari susunan genetik dari 500.000 relawan yang mendaftar ke UK Biobank--database informasi genetik dan kesehatan-- untuk memperkuat temuan tersebut.

Hasilnya, anak-anak dengan mutasi gen yang mengganggu sensor otak tumbuh lebih pendek dengan berat badan yang lebih ringan ketimbang anak-anak lain. Ini menunjukkan bahwa sensor otak sudah berperan sejak dini.

Ilustrasi pengukuran tinggi badan Foto: Thinkstock

Tim peneliti menemukan satu orang dengan mutasi gen kedua salinan MC3R yang sangat langka dan merusak. Si anak tumbuh sangat pendek, dan mulai pubertas di atas usia 20 tahun.

Penelitian di masa depan bisa menyelidiki apakah obat yang efektif mengaktifkan MC3R dapat membantu mengarahkan kalori ke otot dan jaringan tanpa lemak lainnya, dengan prospek meningkatkan fungsi fisik pasien tersebut."

- Prof Sir Stephen O'Rahilly, penulis studi dari Cambridge University -

Para ilmuwan juga telah mengidentifikasi sensor otak yang mengontrol nafsu makan, disebut MC4R, dan mereka yang kekurangan sensor tersebut biasanya mengalami obesitas.

Selain itu, faktor-faktor kesehatan dan asupan makanan juga punya dampak besar pada pertumbuhan anak. Ketika anak-anak dari keluarga miskin mendapat makanan dan kalori yang cukup, mereka dapat tumbuh tinggi dengan lebih baik.

Orang dengan postur lebih tinggi juga hidupnya cenderung lebih lama dan lebih kecil kemungkinan menderita sakit jantung. Tapi bagaimanapun manusia tidak bisa tumbuh tinggi selama. Seperti banyak negara lain di Eropa, rata-rata tinggi badan orang Inggris melonjak dalam satu abad terakhir--tetapi ada tanda-tanda dalam 10 terakhir tinggi mereka mulai menurun.