Kasus Positif COVID-19 Melonjak Lagi, Tingkatkan Imun dengan Vitamin dan Zinc

18 Juni 2021 18:09
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kasus Positif COVID-19 Melonjak Lagi, Tingkatkan Imun dengan Vitamin dan Zinc (56176)
zoom-in-whitePerbesar
Tips meningkatkan daya tahan tubuh di masa pandemi. Foto: Shutterstock
Distribusi vaksin COVID-19 masih terus dilakukan dan sebagian masyarakat sudah menerima vaksinasi. Kondisi ini tentu menjadi suatu kemajuan untuk lepas dari pandemi.
Di sisi lain, kekhawatiran muncul karena tak sedikit orang yang mulai abai terhadap protokol kesehatan. Ya, setelah libur panjang Lebaran, kembali terjadi lonjakan kasus positif di beberapa daerah Indonesia.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito, menyampaikan kenaikan kasus nasional mencapai 53,4 persen setelah tiga minggu Lebaran. Bahkan kenaikan kasus di Jawa Tengah angkanya melonjak hingga 120 persen dan menjadi provinsi dengan ‘ledakan’ kasus paling tinggi di Indonesia.
Meski kita sudah menerima vaksin, bukan berarti kita bisa bebas bepergian tanpa menerapkan protokol kesehatan. Tak hanya mengenakan masker dan jaga jarak, asupan sehari-hari juga harus diperhatikan dengan memperbanyak asupan tinggi vitamin dan mineral.
Beberapa jenis vitamin seperti vitamin E, C, B1, B6, dan B12, dipercaya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin E merupakan sumber antioksidan yang memiliki kemampuan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dari asap rokok, polusi, hingga paparan sinar UV intensitas tinggi.
Laki-laki dewasa membutuhkan setidaknya 4 mg vitamin E per hari, sedangkan perempuan sebanyak 3 mg per hari. Berdasarkan jurnal yang diterbitkan IUBMB Life pada 2018, kekurangan asupan vitamin E bisa menghambat pembentukan Sel T—kelompok sel darah putih— yang memainkan peran utama untuk kekebalan tubuh. Sel T ini juga berperan mencegah infeksi, termasuk infeksi saluran pernafasan seperti alergi dan asma.
Senada dengan vitamin E, vitamin C juga telah lama dikenal sebagai asupan yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga imunitas, bahkan kerap dikonsumsi saat gejala flu datang. Apa kamu juga begitu?
Dilansir healthline, konsumsi vitamin C yang cukup setiap hari akan meningkatkan kadar antioksidan di dalam darah hingga 30 persen. Dampaknya, tumbuh lebih kuat melawan inflamasi atau peradangan.
Kasus Positif COVID-19 Melonjak Lagi, Tingkatkan Imun dengan Vitamin dan Zinc (56177)
zoom-in-whitePerbesar
Vitamin bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Foto: Shutterstock
Dari penelitian lain berjudul Effects of Vitamin C Supplementation on Blood Pressure yang diterbitkan PubMed (2012), asupan vitamin C juga akan membantu menurunkan tekanan darah. Selama 8 minggu pemberian 500 mg vitamin C, responden dewasa dengan tekanan darah normal menunjukkan penurunan sistolik sebanyak 3,8 mmHg dan diastolik 1,5 mmHg. Sedangkan bagi responden dengan tekanan darah tinggi, pemberian vitamin C tersebut membantu menurunkan tekanan sistolik hingga 4,9 mmHg dan diastolik rata-rata 1,7 mmHg.
Bukan itu saja, kandungan antioksidan yang tinggi di dalam vitamin C akan merangsang pembentukan kolagen di kulit. Bila dikonsumsi rutin, tidak hanya daya tahan tubuh yang meningkat, kulit juga menjadi lebih sehat karena lebih terhidrasi, membantu meratakan warna kulit, hingga mencegah hiperpigmentasi penyebab munculnya bintik hitam di kulit wajah.
Seperti yang sudah dijelaskan, vitamin B complex seperti B1, B6, dan B12 sangat esensial bagi tubuh karena beberapa manfaatnya. Vitamin B1 atau dikenal dengan thiamin berperan membantu metabolisme karbohidrat menjadi energi. Selain itu, Vitamin B1 juga akan meningkatkan fungsi sekaligus membantu mencegah komplikasi pada organ vital manusia, seperti sistem saraf, otak, otot, jantung, lambung, dan usus.
Sedangkan vitamin B6 (pyridoxine) diperlukan untuk memaksimalkan fungsi otak. Dilansir National Institutes of Health, orang yang telah melewati usia paruh baya dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin B6 untuk menjaga kesehatan otak sekaligus menurunkan risiko demensia. Vitamin B6 juga dapat merangsang hormon serotonin dan dopamin yang juga dikenal sebagai hormon ‘bahagia’.
Tubuh manusia menghasilkan jutaan sel darah merah setiap menit. Tapi sel-sel tersebut tidak dapat berkembang dengan baik tanpa vitamin B12. Bahkan saat asupan B12 di tubuh sangat minim, risiko anemia bisa mengintai, lho.
Kasus Positif COVID-19 Melonjak Lagi, Tingkatkan Imun dengan Vitamin dan Zinc (56178)
zoom-in-whitePerbesar
Mineral seperti zinc dapat membantu pembentukan protein serta mempercepat penyembuhan luka. Foto: Shutterstock
Mineral juga tidak boleh dilupakan untuk membentuk daya tahan tubuh yang kuat, salah satunya zinc. Setiap hari, laki-laki dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi 11 mg zinc, dan perempuan setidaknya 8 mg zinc untuk membantu fungsi tubuh.
Selain menjaga daya tahan tubuh, zinc juga berperan dalam pembentukan protein dan DNA, serta mempercepat penyembuhan luka. Penelitian yang diterbitkan PubMed dari Department of Public Health, University of Helsinki, Finlandia, terapi konsumsi Zinc sebanyak 80–92 mg per hari dapat menurunkan gejala flu hingga 33 persen.
Nah, manfaat vitamin E, C, B1, B6, B12, dan zinc sebenarnya bisa kita dapatkan dari makanan sehari-hari, mulai dari buah-buahan, sayuran hijau, sumber pangan hewani, hingga susu. Meski begitu, mengonsumsi berbagai makanan bergizi tersebut belum menjamin terpenuhinya asupan vitamin dan mineral untuk tubuh.
Untuk itu, tidak ada salahnya menambah asupan vitamin E, C, B1, B6, B12, dan zinc dengan suplemen yang bisa diminum sebagai pendamping makan. Tidak perlu repot mengonsumsi berbagai jenis suplemen, PROVE Z bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral setiap harinya.
Kasus Positif COVID-19 Melonjak Lagi, Tingkatkan Imun dengan Vitamin dan Zinc (56179)
zoom-in-whitePerbesar
PROVE Z suplemen multivitamin dan mineral yang mmengandung itamin E, C, B1, B6, B12, dan zinc. Foto: Dok. Kalbe
Merupakan suplemen multivitamin dan mineral, PROVE Z mengandung vitamin E 30 IU 135, vitamin C 500 mg, vitamin B1 15 mg, vitamin B6 25 mg, vitamin B12 40 mcg, serta zinc 20 mg dalam satu kaplet. Dengan kandungan vitamin C dosis tinggi, PROVE Z akan mendukung imunitas tubuh, sintesis kolagen, hingga serta penyembuhan luka. Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi vitamin C dapat menurunkan risiko ISPA.
Kandungan zinc yang juga antioksidan juga dapat menurunkan angka keparahan dan memperpendek durasi gejala dari common cold yang disebabkan oleh virus. Di masa pandemi ini, multivitamin yang mengandung vitamin B, C, E, dan zinc direkomendasikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien COVID-19 baik tanpa gejala atau dengan gejala ringan.
Yuk, jaga daya tahan tubuh agar tetap sehat di masa pandemi. PROVE Z bisa dibeli di apotek terdekat, dan e-commerce pilihanmu seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Kalbe
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020