kumparan
10 Feb 2019 12:32 WIB

Masalah yang Dialami Astronaut saat Pakai Toilet di Luar Angkasa

Astronaut Soici Noguchi ketika bersih-bersih Foto: commons.wikipedia.org
Kamu bisa bayangkan jika tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) bukanlah seperti berjalan-jalan di taman. Di sana, kamu berbagi tempat yang sempit dengan astronaut lain, persediaan makanan terbatas, dan tidak ada gravitasi.
ADVERTISEMENT
Belum lagi kalau kamu ingin buang air dan harus menggunakan toiletnya dengan cara yang berbeda. Toilet di ISS harganya bisa mencapai 19 juta dolar AS (setara Rp 266 miliar) yang dikirim menggunakan pesawat Endeavour pada 2008 silam. Toilet ini dikirim pada tahun tersebut karena toilet yang sebelumnya rusak.
Stasiun Luar Angkasa Foto: Wikimedia Commons
Tapi jangan pikir mereka akan membuang toilet yang rusak itu begitu saja di luar angkasa. Sebenarnya, toilet rusak itu disegel dan dikirim balik ke Bumi menggunakan pesawat kargo yang terbakar saat melewati atmosfer Bumi. Sementara urine-nya, didaur ulang menjadi minuman.
Sebuah laporan status NASA menyebutkan jika toilet yang bocor hampir membuang 7 liter air (kencing) dari toilet. Bocornya toilet memang merepotkan sekali pun untuk toilet yang dipakai di Bumi, tapi setidaknya kamu bisa memakai selang untuk membersihkannya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu untuk astronaut di ISS tidak bisa melakukan hal seperti itu. Jika ada kebocoran, maka air kencing itu akan tercecer di mana-mana. Menurut laporan status NASA yang dilansir Ubergizmo, para astronaut harus membersihkan kebocoran itu menggunakan handuk selagi berupaya memperbaiki kebocorannya.
Sulit, bukan, tinggal di ISS? Apabila kamu penasaran dengan bagaimana cara menggunakan toilet di ISS, kamu bisa melihat videonya di bawah ini.
Video
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan