Kumparan Logo

Peneliti Duga Monster Loch Ness Adalah Belut Raksasa

kumparanSAINSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nessie, si Monster Loch Ness. Foto: Ad Meskens/ Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Nessie, si Monster Loch Ness. Foto: Ad Meskens/ Wikimedia Commons

Peneliti menduga bahwa monster Loch Ness atau "Nessie" adalah seekor belut raksasa. Dugaan ini muncul setelah tim ilmuwan dari Selandia Baru, Inggris, Denmark, Amerika Serikat, Australia, dan Prancis melakukan analisis DNA di danau Loch Ness, Skotlandia.

Menurut para peneliti dari University of Otago, hasil analisis tidak menunjukkan adanya hewan besar, seperti dinosaurus, di danau itu. Professor Neil Gemmell, salah seorang anggota tim periset mengatakan, mereka menemukan banyak DNA dari belut di danau Loch Ness.

"Ada banyak belut di sistem danau Loch Ness. Setiap situs pengambilan sampel, kaya atas belut dan jumlahnya sangat mengejutkan," ujar Gemmel kepada Reuters.

"Kita tidak bisa menghapus kemungkinan atas kehadiran belut raksasa di Loch Ness, tapi kita juga tidak mengetahui apakah sampel-sampel yang kami kumpulkan berasal dari belut raksasa atau belut biasa. Jadi, masih ada elemen 'kami tidak tahu' (atas keberadaan Nessie)," lanjutnya.

Danau Loch Ness, Skotlandia Foto: Sam Fentress / Wikimedia Commons

Gemmell menilai dugaan ini terbilang lemah. Sebab, selama ini belum pernah ada orang yang berhasil melihat atau menangkap belut raksasa di danau seluas 56,4 kilometer persegi itu.

Tim peneliti melakukan analisis DNA di Loch Ness pada Juni 2018 lalu. Analisis sampel DNA ini biasa digunakan untuk memonitor kehidupan di suatu tempat.

Jadi, ketika seekor hewan melewati suatu lingkungan, hewan itu akan meninggalkan "jejak" DNA. Asalnya bisa dari kulit, bulu, feses, atau urine.

DNA ini bisa dikumpulkan dan dipelajari untuk mengidentifikasi jenis hewan. Untuk identifikasi itu, DNA dari sampel akan dibandingkan dengan data genetik dari organisme lainnya yang telah disimpan dalam suatu "bank data".

kumparan post embed

Sejarah awal Nessie si Monster Loch Ness

Nessie pertama kali disebut dalam sebuah catatan seorang biarawan Irlandia bernama St Columba. Dalam catatan itu, St Columba ditulis telah berhasil mengusir "monster air" ke dasar Sungai Ness pada abad keenam.

Selain itu, muncul sebuah foto yang diklaim menangkap penampakan Nessie pada 1934 lalu. Foto itu menunjukkan kepala dan leher panjang suatu makhluk muncul dari air danau Loch Ness.

Tetapi, menurut laporan Reuters, foto itu adalah hoaks. Penampakan dalam gambar merupakan sebuah mainan kepala monster yang ditempelkan di sebuah mainan kapal selam.

kumparan post embed

Setelahnya, banyak orang yang masih berusaha mencari keberadaan monster ini. Pada 2003 lalu, BBC mendanai sebuah penelitian dan pencarian di danau menggunakan 600 alat sonar dan satelit untuk memindai danau Loch Ness.

Pada 2016 lalu, sebuah drone air juga melakukan penyelidikan di danau Loch Ness. Drone berhasil menemukan monster Loch Ness di dalam danau. Tapi, itu adalah replika yang digunakan dalam film “The Private Life of Sherlock Holmes”.