Kumparan Logo

Selain InSight, 5 Robot NASA Ini Juga Pernah Jelajahi Mars

kumparanSAINSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Robot InSight milik NASA di Planet Mars. (Foto: NASA)
zoom-in-whitePerbesar
Robot InSight milik NASA di Planet Mars. (Foto: NASA)

Robot InSight baru saja sukses mendarat di Mars pada Selasa (27/11) dini hari, sekitar pukul 02.55 WIB. InSight bukanlah robot lander pertama NASA yang sukses mendarat di Mars.

Untuk mempelajari permukaan Mars, NASA memang terbiasa menggunakan bantuan dua jenis robot yang disebut rover dan lander. Rover adalah robot yang dapat bergerak melintasi permukaan sebuah planet dan mampu mengambil sampel dan foto dari tempat ia berada. Sementara lander tidak bisa bergerak bebas seperti rover.

Berikut adalah beberapa lander dan rover milik NASA telah lebih dulu yang sukses mendarat di Mars dan melakukan eksplorasi di sana.

1. Viking 1 dan Viking 2

Viking Lander (Foto: JPL NASA)
zoom-in-whitePerbesar
Viking Lander (Foto: JPL NASA)

Viking 1 dan Viking 2 merupakan proyek dari Misi Viking NASA. Pada 20 Agustus 1975, NASA mengirimkan sebuah lander, Viking 1, yang ditemani oleh orbiter bernama sama. Berbeda dengan lander dan rover yang turun ke permukaan, orbiter akan mengambil foto dan melakukan observasi serta pemetaan dari udara.

Menurut situs JPL NASA, Viking 1 merupakan wahana angkasa pertama yang berhasil mendarat di Mars dan melakukan misinya. Viking 1 mendarat di Mars pada 19 Juni 1976.

Pada 9 September 1975, NASA kembali mengirimkan sepasang lander dan orbiter yang diberi nama Viking 2. Kedua lander melakukan tiga eksperimen biologi untuk mencoba mencari tanda kehidupan di Mars.

Data terakhir dari Viking 2 sampai ke Bumi pada 11 April 1980, sedangkan data terakhir dari Viking 1 sampai pada 11 November 1982.

2. Spirit

Spirit Rover (Foto: JPL NASA)
zoom-in-whitePerbesar
Spirit Rover (Foto: JPL NASA)

Mars Exploration Rover (MER) Spirit merupakan sebuah rover yang diluncurkan pada 10 Juni 2003. Rover ini kemudian mendarat di Mars pada 4 Januari 2004 dan mengemban misi untuk mencari tanda-tanda kehidupan di Mars di masa lalu. Salah satu prestasi dari rover ini adalah berhasil mengungkapkan bahwa Mars adalah tempat yang basah di masa lalu dan juga membantu peneliti untuk memahami angin di Mars.

Kejayaan Spirit akhirnya harus berhasil setelah ia terjebak pada tanah lembut di Mars yang disebut Troy pada Mei 2009. Akhirnya, NASA memutuskan untuk mengakhiri upaya penyelamatan Spirit dan misinya berakhir pada 25 Mei 2011.

3. Opportunity

Opportunity Rover (Foto: JPL NASA)
zoom-in-whitePerbesar
Opportunity Rover (Foto: JPL NASA)

Opportunity sering kali disebut sebagai ‘kembaran’ dari Spirit karena diluncurkan pada tahun yang sama. Mereka juga sama-sama ditugaskan untuk mencari tanda-tanda kehidupan di masa lalu di Mars.

Opportunity telah menemukan bahwa setidaknya ada satu wilayah di Mars yang cukup basah dalam waktu lama sehingga mungkin dapat ditinggali oleh makhluk hidup berupa mikroba. Opportunity awalnya hanya direncanakan untuk menjelajahi Mars selama 90 hari, namun sampai saat ini ia masih bisa mengeksplorasi Mars.

4. Phoenix

Phoenix Lander (Foto: JPL NASA)
zoom-in-whitePerbesar
Phoenix Lander (Foto: JPL NASA)

NASA meluncurkan lander Phoenix pada 4 Agustus 2007 dari Cape Canaveral Air Force Station di Florida. Phoenix berhasil mendarat tanggal 25 Mei 2008.

Phoenix dapat melakukan penggalian dengan tangan robotnya hingga sedalam setengah meter dan mengumpulkan sampel untuk dianalisis. Phoenix berhasil menemukan bukti bahwa ada air es di bawah permukaan Mars dan menemukan jejak adanya perklorat yang mungkin bisa menjadi sumber energi bagi mikroba.

Menurut LA Times, NASA dan JPL mencoba mengontak Phoenix pada tahun 2010 hingga akhirnya Mars Reconnaissance Orbiter menyatakan Phoenix telah rusak. Meski mengalami kerusakan, Phoenix tetap dianggap berhasil karena telah memenuhi masa tugas sesuai yang direncanakan, yaitu 90 hari, dan misinya telah selesai sejak 10 November 2008.

5. Curiosity

Curiosity saat melakukan penjelajahan di Mars. (Foto: JPL NASA)
zoom-in-whitePerbesar
Curiosity saat melakukan penjelajahan di Mars. (Foto: JPL NASA)

Curiosity merupakan rover terbesar dan dianggap yang paling tangguh yang dikirimkan ke Mars. Ia diluncurkan pada 26 November 2011 dan mendarat pada 5 Agustus 2012. Misi Curiosity adalah untuk menjawab pertanyaan apakah Mars memang pernah memiliki kondisi lingkungan yang cocok untuk kehidupan makhluk hidup seperti mikroba.

Selama di Mars, Curiosity telah menjelajahi Kawah Gale dengan membawa 10 alat-alat sains dan 17 kamera yang digunakan untuk mencari batu yang terbentuk di air dan mencair bukti kehidupan di sana.