Kumparan Logo

Tupai Ternyata Menguping Percakapan Burung untuk Hindari Pemangsa

kumparanSAINSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tupai. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Tupai. Foto: Pixabay

Selama ini, manusia seperti kita mungkin hanya dapat menikmati kicauan burung yang terdengar merdu di telinga tanpa bisa memahami arti kicauan tersebut. Tetapi, itu tidak berlaku bagi binatang seperti tupai yang ternyata kerap memanfaatkan kicauan burung untuk menangkap sinyal bahaya.

Siapa yang menyangka tupai memiliki kebiasaan unik yakni “menguping obrolan” burung-burung yang tinggal di sekitar habitat mereka? Menurut peneliti, saat burung-burung mulai berkicau dengan lebih tenang, tupai menangkapnya sebagai pertanda bahwa tidak ada predator yang sedang berkeliaran untuk mengancam keselamatan mereka. Nah, di saat itulah mereka berani untuk keluar dari persembunyiannya.

Jika tak ingin berakhir jadi sasaran mangsa, tupai-tupai ini harus menyimak percakapan antarburung dengan saksama demi memastikan apakah di pantai sudah benar-benar aman dari si pemangsa.

Seperti dilaporkan Mirror, para peneliti asal Amerika Serikat telah mengamati bagaimana 54 ekor tupai liar yang banyak dijumpai di taman-taman dan area pemukiman di Ohio mengatasi bahaya yang mengancam keberlangsungan hidup mereka.

Tupai makan biji-bijian Foto: carlswain/Pixabay

Para peneliti ini membuat semacam simulasi potensi bahaya dengan memutar rekaman suara burung elang, spesies yang biasanya mengincar tupai dan burung-burung kecil. Setelah itu, diputar pula rekaman suara kicauan burung-burung yang merdu dari spesies mereka yang beragam.

Peneliti selanjutnya mengamati reaksi tupai-tupai ini selama tiga menit. Hasilnya, saat rekaman suara elang diputar, tupai-tupai tersebut menunjukkan perilaku waspada terhadap pemangsa, mereka memilih tak bergerak, dan melihat-lihat ke atas atau langsung melarikan diri.

Namun sebaliknya, kewaspadaan tupai-tupai ini sedikit berkurang saat diputarkan suara kicauan burung. Mereka tidak lagi merasa cemas dan mulai menunjukkan perilaku yang normal seperti sedang tidak ada bahaya.