

kumparanSAINS
24 Agt 2026
Kru Artemis II Pamer Air Melayang di Luar Angkasa
Kru misi Artemis II menunjukkan fenomena fisika yang memukau di dalam kapsul Orion milik NASA. Ketika berada di lingkungan mikro-gravitasi, air tidak jatuh ke bawah, melainkan menyatu dan mengambang membentuk bola. Fenomena ini dapat dijelaskan lantaran tegangan permukaan (Surface Tension).
Di Bumi, semua benda berada dalam pengaruh gravitasi. Karena itu, air yang tumpah akan jatuh ke lantai dan gelembung udara di dalamnya akan naik ke permukaan.
Namun di lingkungan seperti luar angkasa, air tidak lagi tertarik kuat ke satu arah seperti di Bumi. Gaya yang lebih dominan justru tegangan permukaan, yaitu gaya antar molekul air yang berusaha meminimalkan luas permukaan. Karena bentuk dengan luas permukaan paling kecil adalah bola, tetesan air di luar angkasa otomatis membentuk bola.
šø: Dok. Instagram @nasa.
š: newsupdate | update | teknosains | svt | R121 | E038 | E004
0 Komentar
Belum ada komentar
