Kumparan Logo

White Night Bikin Langit Malam di Rusia Seperti Siang Hari

kumparanSAINSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Langit malam di St. Petersburg, Rusia, masih cerah. Foto: InvictaHOG via Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Langit malam di St. Petersburg, Rusia, masih cerah. Foto: InvictaHOG via Wikimedia Commons

Ada fenomena alam unik yang selalu terjadi setiap tahunnya di kota Saint Petersburg, Rusia. Pada suatu periode musim panas, malam hari di kota tersebut akan tampak seperti siang hari, terang benderang tersinari matahari.

Selama 24 jam, matahari di St. Petersburg tidak pernah terbenam dari langit. Karenanya, hingga tengah malam sekalipun kota ini masih amat terang tanpa bantuan sumber cahaya lainnya.

Fenomena alam ini disebut White Night atau Malam Putih. Ia terjadi tatkala matahari tidak terbenam melewati garis horizon kota St. Petersburg. Akibatnya, batas antara siang dan malam pun sirna di kota ini.

Malam Putih adalah dampak dari lokasi geografi dari kota Rusia tersebut yang berada amat jauh di ujung utara Bumi. St. Petersburg menjadi kota yang berada paling utara di bumi dengan populasi lebih dari satu juta jiwa.

Malam Putih di St. Petersburg, Rusia. Foto: Michael Hoffmann via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-3.0)

Malam Putih biasanya hadir di kota St. Petersburg dari tanggal 11 Juni hingga 2 Juli. Masa ini pun dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan agar bisa merasakan hilangnya konsep malam hari.

Masyarakat lokal pun juga turut meramaikan femonema tahunan ini. Biasanya, St. Petersburg akan mengadakan festival besar selama White Night berlangsung.

Tidak hanya festival, kegiatan luar ruangan juga banyak dilakukan untuk menyambut hadirnya musin panas di Rusia. Jalan-jalan di taman, menonton terangkatnya jembatan di sungai Neva, hingga menyaksikan pertunjukan balet karya Tchaikovsky, Swan Lake, jadi beberapa kegiatan yang tidak mungkin dilewatkan.

Sebenarnya, fenomena Malam Putih tidak hanya dialami di kota Rusia. Beberapa tempat lain seperti kota Oslo di Norwegia dan kota Seward di Alaska juga mengalami fenomena yang sama.

Matahari tidak terbenam saat tengah malam di Norwegia. Foto: Vberger via Wikimedia Commons

Hal ini dapat terjadi karena kedua kota tersebut berada pada letak geografis yang sama-sama berada pada ujung utara, seperti kota St. Petersburg.

Namun, kota St. Petersburg tetap memiliki romantisasinya sendiri atas fenomena White Night. Tidak ada tempat lain di dunia yang tepat untuk menikmati fenomena hilangnya batas antara siang hari dan malam hari yang lebih baik daripada kota St. Petersburg.

(EDR)