Bola & Sports
·
7 Mei 2021 14:30

4 Player eSports yang Menerima Sanksi Tim: Dari Kasus Selebrasi hingga Skandal

Konten ini diproduksi oleh kumparan
4 Player eSports yang Menerima Sanksi Tim: Dari Kasus Selebrasi hingga Skandal (57567)
Pemain Bigetron Alpha, Branz. Foto: MPL Indonesia
Kancah eSports Indonesia kembali diramaikan dengan skandal. Lagi-lagi, keriuhan ini datang dari skena kompetitif Mobile Legends di mana nama Branz dari Bigetron Alpha yang menjadi sorotan.
ADVERTISEMENT
Sama seperti kasus lainnya, insiden yang menjerat Branz ini tentu mendapat ganjaran oleh tim yang menaunginya. Ia sendiri mendapat larangan bermain selama sebulan.
Meski begitu, hukuman yang diberikan oleh setiap tim biasanya berbeda-beda. Mulai dari pelarangan bermain hingga pemutusan kontrak.
4 Player eSports yang Menerima Sanksi Tim: Dari Kasus Selebrasi hingga Skandal (57568)
Tim Bigetron Alpha. Foto: MPL Indonesia
Berikut ini, kumparan sajikan 4 player eSports yang menerima hukuman dari tim.

Branz Live Streaming

Nama Branz sedang hangat-hangatnya menjadi perbincangan lantaran kapten tim Bigetron Alpha tersebut baru saja terlibat dengan skandal asusila.
Ceritanya begini, Branz sedang melakukan sesi live streaming. Pada akhir kegiatannya itu, ia lalai sampai-sampai tidak menyudahi sesinya.
Meskipun kameranya sudah mati, mikrofonnya masih aktif. Di saat itulah Branz melakukan tindakan indisipliner dan suaranya bisa terdengar jelas oleh para penonton.
4 Player eSports yang Menerima Sanksi Tim: Dari Kasus Selebrasi hingga Skandal (57569)
Pemain Bigetron Alpha, Branz. Foto: MPL Indonesia
Pihak Bigetron Esports bergerak cepat untuk menanggapi kasus ini. Pihak tim menyampaikan permintaan maaf sekaligus mengumumkan hukuman untuk Branz.
ADVERTISEMENT
Melalui unggahan di media sosial, Bigetron Esports mencoret nama Branz dari tim Bigetron Alpha selama sebulan penuh, termasuk untuk MLBB Southeast Asia Cup (MSC) di Juni mendatang.

Selebrasi Valanyr

Pemain Siren Moon, Valanyr, yang bersaing di divisi Mobile Legends wanita, Woman Star League (WSL) Season 2, juga sempat menjadi sorotan karena selebrasi yang nyeleneh.
Kejadian tersebut didapati saat Siren Moon berhadapan dengan Evos Lynx di Week 2 Day 1 Regular Season WSL Season 2.
Sesaat setelah gim pertama, Valanyr merayakan kemenangan dengan mengangkat jari telunjuk. Kemudian Ival Laf datang, membulatkan jempol dan telunjuknya lalu memasukkan ke jari Vanalyr.
4 Player eSports yang Menerima Sanksi Tim: Dari Kasus Selebrasi hingga Skandal (57570)
Valanyr dan Ivan Laf, Personel tim Siren Esports. Foto: Instagram/@sirenesports
Simbol demikian memiliki arti negatif yang mengarah kepada hubungan seks dan keduanya mempertontonkan secara langsung di depan kamera.
ADVERTISEMENT
Atas perilaku negatif tersebut, pihak Siren Esports buka suara dan menyayangkan apa yang telah dilakukan para pemainnya. Keduanya pun tak lolos dari hukuman.
Vanalyr diberhentikan selama satu musim dan menerima pemotongan insentif. Pun begitu dengan Head Production Siren Esports, Ivan, yang juga mendapat potongan insentif dan dirumahkan.

Cinta Segitiga Listy Chan

Skandal cinta segitiga antara Listy Chan, Ericko Lim, dan Jessica Jane sempat meramaikan kancah eSports pada pertengahan tahun lalu.
Jessica menuduh kandasnya hubungan dengan Ericko disebabkan orang ketiga, yaitu Listy. Sementara Ericko mengaku hubungannya dengan Jessica telah usai.
Jessica bahkan mengunggah serangkaian bukti-bukti perselingkuhan Ericko dan Listy melalui media sosialnya, termasuk foto mesra keduanya di sebuah kamar hotel.
4 Player eSports yang Menerima Sanksi Tim: Dari Kasus Selebrasi hingga Skandal (57571)
Listy Chan, pemain esports Mobile Legends, Foto: EVOS Esports/Instagram
Masalah ini kemudian mengakhiri karier Listy. Ia sebelumnya memperkuat tim Evos Esports di divisi Mobile Legends wanita, Evos Ladies (sekarang Evos Lynx).
ADVERTISEMENT
Tim 'Macan Putih' bergerak cepat sesaat kasus cinta segitiga tersebut menyebar luas. Evos langsung memutus kontrak Listy dan mengeluarkannya dari daftar roster pada 15 Juli lalu.

Alin dan Luna Nera

Satu lagi dari skena kompetitif Mobile Legends. Tim Luna Nera secara resmi memberhentikan salah satu penggawanya, Alin, pada awal Januari lalu.
Hal tersebut diketahui melalui unggahan resmi Official Team Luna Nera di media sosial. Alin tidak lagi menjadi bagian tim eSports yang baru terbentuk itu dengan status terminated.
Keputusan ini terbilang mengejutkan lantaran Alin baru saja diumumkan masuk ke dalam skuad Luna Nera Vixen, tim Mobile Legends wanita, pada tiga hari sebelumnya.
Banyak rumor yang beredar terkait pemutusan kontrak kerja ini, salah satunya adalah masalah pornografi. Kendati demikian, kabar itu langsung ditepis oleh kedua belah pihak.
ADVERTISEMENT
Melalui media sosial pribadinya, Alin menjelaskan bahwa pemberhentian itu karena kesalahpahaman yang terjadi dengan pihak Luna Nera.
****