All England: Dihiasi Kontroversi Flash, Gregoria Tunjung Tersingkir

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung saat melawan tunggal putri Jepang Nozomi Okuhara pada Daihatsu Indonesia Masters 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/1/2024). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung saat melawan tunggal putri Jepang Nozomi Okuhara pada Daihatsu Indonesia Masters 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/1/2024). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Langkah Gregoria Marsika Tunjung terhenti di fase perempat final All England 2024. Hal itu menyusul kekalahan dari wakil Jepang, Akane Yamaguchi.

Berlaga di Utiliti Arena, Birmingham, Jumat (15/3), Gregoria bertarung sengit tiga gim sebelum kalah dengan skor 10-21, 22-20, dan 18-21.

Pada laga ini juga dihiasi kontroversi usai terlihat adanya flash yang mengarah kepada Gregoria ketika ia tengah mengejar poin 18-20 di gim terakhir.

Gregoria sempat protes kepada wasit terkait flash yang menyilaukan mata itu, tetapi tak ditanggapi karena dianggap permainan telah dimulai.

Akane Yamaguchi di Indonesia Open 2022. Foto: PBSI

Gregoria memulai gim pertama dengan kesulitan. Ia bahkan harus tertinggal jauh hingga 2-12.

Dengan gap poin yang begitu jauh, Gregoria tak kuasa mengejar. Dengan nyaman, Akane meraup poin demi poin untuk menutup gim pertama dengan kemenangan.

Enggan mengulangi kesalahan, Gregoria tampil berbeda di gim kedua. Perolehan poin ketat hingga 9-9, sebelum Gregoria meraih empat poin beruntun menjadi 13-9.

Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung saat melawan tunggal putri Jepang Nozomi Okuhara pada Daihatsu Indonesia Masters 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/1/2024). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Namun, Akane bangkit di poin kritis hingga berbalik unggul 20-18. Tapi, Gregoria pantang menyerah dengan mampu menikung hingga setting dan menyegel kemenangan di gim kedua.

Memasuki gim penentuan, kejar-mengejar poin kembali terjadi. Gregoria sejatinya sempat beberapa kali unggul 15-12, 16-14, sebelum disamakan 16-16.

Pada titik inilah, Akane berbalik unggul menjadi 18-16, 20-18, sebelum memastikan langkah ke semifinal dengan kontroversi adanya flash.