Apes Jonatan Christie di Korea Open: Gagal Juara 2 Kali, Dijegal Ginting & China

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jonatan Christie di Korea Open 2022. Foto: Dok PBSI
zoom-in-whitePerbesar
Jonatan Christie di Korea Open 2022. Foto: Dok PBSI

Jonatan Christie harus puas kembali penasaran bagaimana rasanya menjadi juara Korea Open. Tunggal putra Indonesia itu sebelumnya dijegal Anthony Ginting di final edisi 2017, kini kandas di tangan non-unggulan China, Weng Hong Yang, pada 2022. Ini kali keduanya gagal juara dalam arti kalah di final di Korea Open.

Jonatan Christie atau yang akrab disapa Jojo ini pertama mengikuti Korea Open pada 2015. Namun, saat itu ia tak bisa melangkah jauh usai kalah di babak kedua bottom half. Jonatan kandas dari tunggal Jepang, Sho Sasaki, dalam duel tiga gim 15-21, 21-16, dan 13-21.

Sempat absen di edisi 2016, Jonatan langsung melesat di edisi 2017. Pada saat itu, ia menang dua gim 21-13 dan 21-17 di semifinal bottom half melawan wakil Taiwan, Wang Tzu-wei, sebelum bersua rekan senegaranya, Anthony Ginting, di final.

Namun apa boleh dikata, perjuangan Jonatan di partai puncak tak berujung gelar juara usai dirinya dijegal Ginting. Dalam duel sengit tiga gim, Ginting menang dramatis 21-13, 19-21, dan 22-20.

Jonatan Christie di Korea Open 2022. Foto: Dok PBSI

Performa Jonatan Christie menurun dan hanya sanggup mencapai semifinal dan perempat final di dua edisi selanjutnya. Setelah Korea Open 2020 dan 2021 dibatalkan karena pandemi COVID-19, Jojo kembali bersinar di edisi 2022.

Jonatan bahkan menampilkan semangat juang tinggi di perempat final Korea Open 2022, Jumat (8/4), saat melawan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand. Sempat kalah jauh di gim pertama, ia mampu menang comeback dalam duel 77 menit dengan skor 8-21, 21-17, dan 21-19.

“Pertandingan hari ini memang tidak mudah, ini sudah turnamen keempat buat saya dan pasti kondisi cukup terkuras. Di gim pertama jujur agak tertekan karena dia terlihat prima, tapi Puji Tuhan saya bisa berusaha untuk terus berjuang dan memenangkan pertandingan,” kata Jojo usai menang atas Vitidsarn, dikutip dari laman resmi PBSI.

“Di gim kedua dan ketiga saya selalu tertinggal di interval tapi balik lagi berkat kemurahan Tuhan saya bisa punya kekuatan dan tenaga tambahan untuk mengejar dan balik unggul. Juga dikasih ketenangan dan fighting spiritnya keluar,” imbuhnya.

Jonatan Christie di Korea Open 2022. Foto: Dok PBSI

Sejatinya, Jojo tinggal selangkah mencicipi rasanya menjadi juara Korea Open. Ia mendominasi wakil non-unggulan China, Weng Hong Yang, dalam babak final yang dihelat di Palma Stadium, Suncheon, Korea Selatan, Minggu (10/4).

Menang 21-12 di gim pertama, Jojo sempat hilang fokus di gim kedua sebelum berbalik unggul 17-15. Namun, gim kedua akhirnya menjadi milik Weng Hong Yang dengan kemenangan tipis 21-19. Bermain rubber game, Jojo angin-anginan. Tertinggal, bangkit kembali, sebelum akhirnya kandas 15-21 dalam duel 1 jam lebih.

Dengan begitu, ini adalah kali kedua Jonatan Christie gagal juara dalam arti kalah di final di Korea Open. Ia harus puas berakhir sebagai runner up usai dua kali melaju ke final. Tetap semangat, Jojo!

embed from external kumparan