Buffon, Neuer, dan Navas, Siapa Jadi Kiper Terbaik Dunia?

kumparanSPORTverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Neuer dan Buffon pada sebuah laga. (Foto: Vincenzo Pinto/AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Neuer dan Buffon pada sebuah laga. (Foto: Vincenzo Pinto/AFP)

Penjaga gawang merupakan sosok penting dalam permainan sepak bola. Bisa saja mereka "menganggur" selama 89 menit, tetapi dibutuhkan selama sepersekian detik untuk menjaga gawang mereka tidak kebobolan.

Karena itu, FIFA membuat penghargaan yang dikhususkan untuk satu posisi itu. Hal yang adil mengingat jarangnya seorang penjaga gawang masuk ke dalam nominasi pemain terbaik dunia. Hanya satu kali, pada tahun 1963, pemain terbaik dunia jatuh kepada penjaga gawang, yakni Lev Yashin dari Uni Soviet.

Nah, kali ini FIFA membuat penghargaan khusus untuk penjaga gawang yang tampil ciamik dalam setahun kemarin. Tahun lalu, Manuel Neuer meraih penghargaan tersebut.

Kali ini tiga nominasi penjaga gawang terbaik FIFA diisi nama-nama yang sudah tidak asing lagi.

Gianluigi Buffon (Juventus)

Sosok senior yang setia mengawal gawang Juventus ini memang pantas jadi kandidat. Konsistensi serta refleks yang masih gemilang di usia senja membuat FIFA tidak ragu lagi memasukkan nama Buffon ke dalam nominasi.

Gianluigi Buffon melakukan penyelamatan. (Foto: Reuters/Max Rossi)
zoom-in-whitePerbesar
Gianluigi Buffon melakukan penyelamatan. (Foto: Reuters/Max Rossi)

Pencapaian Buffon musim 2016/17 juga cemerlang. Bersama "Si Nyonya Tua", dua gelar domestik serta membawa Juventus ke partai puncak Liga Champions adalah hal yang Buffon berikan untuk raksasa Italia ini.

Musim 2016/17, 12 kali gawang Buffon tidak kemasukan bola di Serie A. 61 penyelamatan juga telah dilakukan oleh Buffon selama satu musim di level teratas sepak bola Italia itu.

Manuel Neuer (Bayern Muenchen)

Nama yang musim lalu menang sebagai penjaga gawang terbaik dunia versi FIFA. Kini, ia datang lagi sebagai nominasi. Sedikit mengherankan karena Neuer tidak terlalu banyak tampil pada akhir musim dan awal musim ini.

Cedera parah saat Bayern Muenchen bertemu Real Madrid di semifinal Liga Champions menjadi alasan Neuer tidak sering tampil. Dari 34 laga Bundesliga musim lalu, Neuer hanya bermain 26 kali.

Neuer berusaha menepis bola. (Foto: Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Neuer berusaha menepis bola. (Foto: Reuters)

Total clean sheet Neuer cukup mengesankan. Dari 26 laga, 14 kali gawang Neuer tidak kemasukan. Penyelamatan penjaga gawang yang didapuk menjadi kapten Timnas Jerman ini juga bagus dengan total 47 kali.

Keylor Navas (Real Madrid)

Nama yang satu ini mulai terkenal di khalayak ramai pada Piala Dunia 2014. Secara mengejutkan, Navas membawa Kosta Rika sampai ke babak delapan besar Piala Dunia. Hal itu yang membuat Real Madrid kepincut lalu memboyongnya.

Bersama Madrid, penjaga gawang berusia 30 tahun ini cukup gemilang. Dua gelar Liga Champions serta satu gelar La Liga adalah pencapaian dari Navas dalam tiga musim bersama El Real.

Keylor Navas berdoa sebelum berlaga. (Foto: John Sibley/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Keylor Navas berdoa sebelum berlaga. (Foto: John Sibley/Reuters)

Gelar yang banyak membuat Navas masuk dalam nominasi penjaga gawang terbaik versi FIFA. Hebatnya, di antara ketiga nominasi Navas menjadi penjaga gawang dengan clean sheet paling sedikit musim 2016/17.

Eks-penjaga gawang Levante ini hanya tidak kemasukan lima pertandingan dalam 27 pertandingan yang ia jalani musim lalu di La Liga. Tapi, penyelamatan yang dilakukan oleh Navas menjadi yang terbanyak. Kapten Kosta Rika itu membuat 73 penyelamatan, lebih banyak dibandingkan Buffon dan Neuer.

Kalau sudah begini, mana menurut Anda yang berhak meraih gelar penjaga gawang terbaik pada The Best FIFA Football Awards 2017?