Conte Akui Keunggulan City tetapi Masih Juga Keluhkan Jadwal

Untuk pertama kalinya dalam tiga pertemuan, Antonio Conte kalah dari Pep Guardiola. Dalam laga pekan ketujuh Premier League di Stamford Bridge, Sabtu (30/9) malam WIB, Chelsea harus mengakui keunggulan Manchester City dengan skor 0-1. Di laga itu, Kevin De Bruyne menjadi pembeda lewat tendangan geledeknya pada menit ke-67.
Atas hasil mengecewakan tersebut, Conte memilih untuk mengakui keunggulan lawannya. Akan tetapi, di saat yang bersamaan dia juga kembali mengeluhkan jadwal padat. Sebelum laga, keluhan ini sempat terlontar pula dari mulut sang allenatore.
"Ini adalah pertandingan yang sulit tapi kami sangat tahu bahwa City adalah tim yang sangat hebat dan sangat sulit dikalahkan. Dalam pertandingan seperti ini, Anda jelas memerlukan sedikit waktu untuk pulih, berlari, dan memberi tekanan. Jika Anda lelah, tidak mudah untuk masuk ke kotak penalti (lawan)," ungkap Conte seperti dilansir Soccerway.
Kelelahan yang dimaksud Conte itu pun terbukti lewat cedera yang dialami Alvaro Morata. Pada pertengahan babak pertama, bomber asal Spanyol ini memang ditarik keluar dan digantikan oleh Willian Borges. Sebelum ditarik, Morata terlihat memegangi paha bagian belakangnya.

"Itu adalah masalah otot, saya rasa itu bukan maslah serius karena dia berhenti sebelum cederanya semakin serius," kata Conte. "Dokter akan terus memeriksa situasinya besok. Ini bisa saja terjadi bila Anda memainkan tiga pertandingan besar hanya dalam tujuh hari. Anda harus mempertimbangkan aspek (kelelahan) ini dan kami perlu mengambil risiko ini karena Morata adalah pemain penting," sambung pria 49 tahun ini.
Sebelum pertandingan ini, Chelsea memang harus menjalani laga sulit melawan Atletico Madrid di kandang lawan. Pada pertandingan itu, Alvaro Morata menjadi salah satu pencetak gol dalam kemenangan 2-1 yang diraih The Blues. Sejauh ini pun Morata sudah menunjukkan kapabilitasnya sebagai juru gedor jempolan lewat enam lesakannya di ajang Premier League plus satu gol di Liga Champions.
