Ganda China Peringkat 1 Dunia Usai Kalahkan Rinov/Pitha: Kami Terkejut

11 Juli 2022 14:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pebulu tangkis ganda campuran Cina Zheng Si Wei dan Huang Ya Qiong (kiri) berpose usai kalahkan ganda campuran Prancis Thom Gicquel dan Delphine Delrue pada babak final Daihatsu Indonesia Masters 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pebulu tangkis ganda campuran Cina Zheng Si Wei dan Huang Ya Qiong (kiri) berpose usai kalahkan ganda campuran Prancis Thom Gicquel dan Delphine Delrue pada babak final Daihatsu Indonesia Masters 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong mengalahkan Rinov Rivaldy/Pitha Mentari di final Malaysia Masters 2022, Minggu (10/7) lalu. Ganda campuran peringkat satu dunia itu mengaku terkejut bisa menang.
ADVERTISEMENT
Zheng/Huang mampu menuntaskan perlawanan Rinov/Pitha di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, bia straight games dengan skor 21-17 dan 21-12. Pertandingan berlangsung dalam 32 menit.
Zheng/Huang memang tengah mendominasi sektor ganda campuran. Pasangan asal China ini telah memenangi enam turnamen secara beruntun.
Pebulu tangkis ganda campuran Cina Zheng Si Wei dan Huang Ya Qiong (kanan) saat melawan ganda campuran Prancis Thom Gicquel dan Delphine Delrue pada babak final Daihatsu Indonesia Masters 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (12/6/2022). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
Ya Qiong sendiri mengaku terkejut melihat dirinya dan Si Wei bisa terus memenangi turnamen. Menurutnya, ia juga tampil kurang baik di partai final.
"Saya terkejut kami bisa terus menang karena tingkat energi dan kegembiraan kami hampir sama," tutur Ya Qiong.
"Kami harus memaksakan diri untuk bermain di level tinggi, jadi saya harus mengatakan bahwa kami tidak bermain dengan baik,” tambahnya.
Rinov Rivaldy/Pitha Mentari di Malaysia Masters 2022. Foto: PBSI
Si Wei di lain sisi mengaku kelelahan dalam partai final tersebut, Menurutnya, melawan Rinov/Pitha di final Malaysia Masters lebih sulit daripada turnamen-turnamen yang telah dilewati sebelumnya.
ADVERTISEMENT
"Saya kelelahan. Kami harus memaksa diri kami untuk memacu energi kami sepanjang pertandingan," kata Si Wei dikutip dari laman resmi BWF.
"Hari ini [Minggu, 1o Juli] jelas lebih alot dibanding turnamen-turnamen sebelumnya, tapi tentu saja saya sangat senang kami telah berhasil," tambahnya.