Bola & Sports
·
20 November 2020 20:31

Gelaran LIMA Esports WJC Diramaikan 56 Tim dari 22 Kampus di Jawa Barat

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Gelaran LIMA Esports WJC Diramaikan 56 Tim dari 22 Kampus di Jawa Barat (3586)
Ilustrasi eSport. Foto: Athit Perawongmetha/Reuters
Gelaran LIMA Esports WJC segera bergulir pada 21-22 November 2020. Nantinya, akan ada 56 tim dari 22 kampus asal Jawa Barat yang akan menunjukkan kebolehannya bermain Mobile Legends dalam kompetisi tersebut.
ADVERTISEMENT
WJC atau West Java Conference adalah rangkaian kompetisi Mobile Legends yang diselenggarakan oleh Liga Mahasiswa (LIMA).
Ini merupakan kompetisi ketiga setelah sebelumnya LIMA menggelar kompetisi serupa untuk wilayah Jakarta Raya dan Jawa Timur.
“Melihat dari dua conference sebelumnya yaitu Greater Jakarta Conference (GJC) dan East Java Conference (EJC), kami berharap kualitas pertandingan untuk di WJC nanti semakin meningkat," ungkap Ryan Gozali, pendiri dan komisaris dari Liga Mahasiswa, dalam rilis yang kumparan terima, Jumat (20/11).
"Kami juga berharap antusias penonton di WJC nanti juga semakin meningkat dibandingkan dua conference sebelumnya," tambah dia.
Gelaran LIMA Esports WJC Diramaikan 56 Tim dari 22 Kampus di Jawa Barat (3587)
Ryan Gozali, pendiri dan komisaris dari Liga Mahasiswa. Foto: Intan Alfitry Novian/kumparan
Nantinya, pemenang serta peringkat 3 dan 2 dari masing-masing turnamen akan berlaga di LIMA Esports Nationals 2020. Tim di peringkat keempat bisa menyusul lewat jalur wildcard yang telah disiapkan
ADVERTISEMENT
Rencananya, gelaran itu akan dilangsungkan pada 12 sampai 13 Desember 2020.
Ada dua kampus top yang ikut dalam kompetisi itu. Pertama adalah Institut Pertaninan Bogor (IPB) yang meraih peringkat empat Piala Menpora Esports 2020.
Lalu, ada Telkom University (Tel-U) yang sukses duduk di posisi enam Piala Menpora Esports 2020 dan dinobatkan sebagai kampus terfavorit di MLCC 2020.
Menurut Ryan, pengalaman kedua kampus itu di berbagai kompetisi tak menjamin kesuksesan mereka di WJC.
“Melihat dua conference sebelumnya, kampus-kampus yang pernah bermain di turnamen besar seperti MLCC dan Piala Menpora Esports 2020 bukan sesuatu hal yang bisa dijadikan tolak ukur pemenang," beber Ryan.
"Salah satu contohnya adalah Universitas Kristen Petra (UKP) dan Universitas Surabaya (Ubaya) yang bahkan gagal melaju ke fase Nationals. Akan tetapi, hal tersebut yang membuat sebuah turnamen menjadi menarik dan kami berharap terjadi kejutan di WJC ini,” sambungnya.
ADVERTISEMENT
Walau begitu, IPB tak gentar. Manajer tim esports IPB, Muhammad Ridho Notonegoro, mengatakan keempat tim yang akan diturunkan IPB siap berlaga dengan baik.
“Keempat tim yang akan kami turunkan di LIMA Esports WJC nanti adalah tim-tim yang berhasil lolos seleksi," kata Muhammad.
“Semua tim pasti memiliki target untuk menjadi juara. Akan tetapi, sebelum semua itu terjadi, kami ingin berjuang dan mempersiapkan tim dengan kualitas terbaik. Kami juga ingin dapat mengharumkan nama baik IPB dan target terbesar kami adalah mengubah komunitas pecinta eSports ini menjadi sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampus kami,” lanjut dia.
Selain IPB dan Tel-U, ada pula Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Institut Teknologi Bandung (ITB), IKIP Siliwangi, Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Universitas Kristen Maranatha, Universitas Nurtanio Bandung, STIE Sebelas April Sumedang, Universitas Padjajaran (Unpad), STKIP Pasundan Cimahi, Universitas Siliwangi (Unsil), Politeknik Triguna Tasikmalaya, Universitas Bhakti Kencana Bandung, UIN Sunan Gunung Djati (UINSGD) Bandung, Universitas Pasundan (Unpas), IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, dan Universitas Komputer Indonesia (Unikom).
ADVERTISEMENT
****
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)