Hasil Final Upper Bracket MPL Season 7: Tekuk Evos, Bigetron ke Grand Final

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Logo MPL S7 KV. Foto: Moonton/MPL Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Logo MPL S7 KV. Foto: Moonton/MPL Indonesia

Bigetron Alpha berhasil melaju ke babak Grand Final MPL Season 7 usai mengalahkan Evos Legends di Final Upper Bracket, Sabtu (1/5). Branz cs mengantongi kemenangan 2-1.

Pertarungan sengit tersaji di gim pertama. Bigetron Alpha terus menekan Evos Legends. Akan tetapi, Luminaire cs bertahan dengan solid dan mampu balikkan keadaan.

Gim kedua Evos Legends memainkan Meta Diggie feeder. Bigetron Alpha dengan baik berhasil mematahkan strategi tersebut dan menahan imbang.

Evos Legends. Foto: MPL Indonesia

Bigetron Alpha tampil lebih agresif pada gim pemungkas. Serangan demi serangan yang dilancarkan tak bisa ditahan oleh Evos Legends dan akhirnya berhasil mengunci kemenangan.

Dengan hasil tersebut, Evos Legends berhasil melenggang ke Grand Final. Sementara itu, Bigetron Alpha harus melawan Genflix Aerowolf di Final Lower Bracket.

Game 1 Evos Legends vs Bigetron Alpha

Evos Legends memilih Granger, Barats, Harith, Estes, dan Popol & Kupa yang masing-masing dimainkan oleh Ferxiic, Antimage, Clover, Luminaire, dan Rekt.

Sementara Bigetron Alpha turun dengan formasi Rippo-Paquito, Renbo-Pharsa, Branz-CLaude, Kyy-Chou, dan Matt-Uranus.

Memasuki pertandingan, Rekt langsung membayangi pergerakan Branz. Akan tetapi, duo Kyy dan Renbo yang selalu memberikan penjagaan ketat langsung memakan Rekt.

Evos Legends berhasil membalas dengan menumbangkan Rippo. Namun, tak lama kemudian Ferxiic terkena serangan kombinasi Kyy dan Renbo.

Evos Legends. Foto: MPL Indonesia

Menit ke-8, Evos Legends memaksa pertarungan pecah di area orange buff Bigetron Alpha. Senjata makan tuan, Antimage dan Luminaire tumbang dalam perang tersebut.

Bigetron Alpha kemudian mampu menumbangkan Antimage dan Rekt di menit ke-12. Kondisi itu langsung dimanfaatkan untuk mengamankan Lord.

Evos Legends masih bisa berhasil menahan gempuran yang datang selanjutnya. Akan tetapi, Bigetron Alpha kini mendominasi jalannya pertarungan.

Lima menit kemudian, Bigetron Alpha kembali melakukan serangan dengan bantuan Lord. Evos Legends masih bisa memukul mundur dengan menumbangkan Branz dan Kyy.

Tim Bigetron Alpha. Foto: MPL Indonesia

Memasuki menit ke-20, tempo permainan kedua tim melambat. Sampai akhirnya Bigetron Alpha kembali mengamankan Lord tiga menit kemudian.

Lagi-lagi, Evos Legends masih bisa menahan serangan tersebut sekaligus menjatuhkan Matt dan Branz. Kini, 'Macan Putih' yang balik menekan.

Evos mencoba mendistraksi para pemain Bigetron Alpha dengan melakukan serangan. Sementara itu, Ferxiic fokus menghancurkan base turret. Comeback. 'Macan Putih' memegang gim pertama.

Game 2 Evos Legends vs Bigetron Alpha

Pada gim kedua, Evos Legends bermain dengan formasi Ferxiic-Yi Sun-shin, Clover-Wan Wan, Antimage-Uranus, Rekt-Diggie, dan Luminaire-Kagura.

Sementara Bigetron Alpha memilih Paquito, Chang'e, Granger, Baxia, dan Lapu Lapu yang dimainkan Rippo, Renbo, Branz, Kyy, dan Matt.

Evos Legends memainkan strategi Diggie feeder. Akan tetapi, Bigetron Alpha berhasil mengatasi permainan tersebut di awal-awal gim.

Evos Legends, Ferxiic. Foto: MPL Indonesia

Pertempuran yang pecah di menit ke-7 berhasil dimenangkan oleh Evos Legends. Ferxiic yang menggebu-gebu berhasil ditumbangkan dengan mudah. Luminaire dan Rekt juga menjadi korban.

Bigetron Alpha kemudian memberikan mimpi buruk bagi Evos Legends di menit ke-11. Seluruh penggawa 'Macan Putih' berhasil dilumpuhkan. Wiped out.

Bigetron Alpha berhasil menghancurkan base turret Evos Legends dengan mudah. 1-1. Pertarungan berlanjut.

Game 3 Evos Legends vs Bigetron Alpha

Evos Legends bermain dengan formasi Ferxiic-Granger, Clover-Wan Wan, Antimage-Uranus, Luminaire-Pharsa, dan Rekt-Lunox.

Sementara Bigetron Alpha turun dengan susunan Branz-Harley, Kyy-Popol & Kupa, Renbo-Hayabusa, Matt-Lapu Lapu, dan Rippo-Paquito.

Bigetron Alpha mendominasi selama early game. Evos Legends tak mampu bertahan dari serangan bertubi-tubi yang dilancarkan. Point kill tercatat di 7-1 untuk keunggulan Branz cs.

Matt, pemain tim Bigetron Alpha. Foto: MPL Indonesia

Memasuki mid-game, Bigetron Alpha terus menekan. Dua inhibitor turret yang telah hancur membuat Evos Legends bermain lebih bertahan.

Menit ke-17, menjadi mimpi buruk bagi Evos Legends. Gempuran Bigetron Alpha dengan bantuan Lord tak mampu ditahan lagi.

Bigetron Alpha berhasil melaju ke Grand Final MPL Season 7

****

embed from external kumparan