Juventus Remukkan Torino di Derby della Mole

Juventus, untuk kesekian kalinya, berhasil menunjukkan kepada Torino bahwa merekalah klub terbesar yang ada di Turin. Dalam laga Derby della Mole yang digelar di Allianz Stadium, Minggu (24/9), "Si Nyonya Tua" menang dengan skor 4-0.
Paulo Dybala menjadi bintang Juventus pada laga Serie A pekan keenam ini dengan dua golnya pada menit ke-16 dan 90+1. Sementara, dua gol lainnya disumbangkan oleh Miralem Pjanic (40') dan Alex Sandro (57').
Kemenangan ini membuat Juventus semakin ketat saja menempel Napoli di puncak klasemen. Sama-sama meraup poin sempurna dari enam laga, yang membedakan kedua tim hanyalah selisih gol. Adapun, bagi Torino, kekalahan perdana ini membuat mereka turun ke peringkat keenam dengan 11 poin.
***
Menyusul hijan kritik yang diterimanya, Gonzalo Higuain akhirnya dicadangkan juga oleh Massimiliano Allegri. Di tempatnya, dimainkanlah Mario Mandzukic yang selama ini sudah nyaman bermain sebagai penyerang sayap kiri. Sedangkan, di pos yang biasa ditempati Mandzukic, Douglas Costa dipasang sebagai starter.
Dari kubu Torino, Sinisa Mihajlovic menurunkan kekuatan terbaik, termasuk di antaranya mantan pemain Juventus, Tomas Rincon, yang berduet dengan Daniele Baselli sebagai poros ganda. Di lini depan, trio M'Baye Niang, Iago Falque, dan Adem Ljajic menyokong Andrea Belotti sebagai ujung tombak.
Duet poros ganda Torino ini, pada menit ke-17, menjadi penyebab dari terciptanya gol pertama Juventus yang dicetak (siapa lagi kalau bukan) Paulo Dybala. Umpan tanggung Baselli gagal dikontrol dengan sempurna oleh Rincon. Bola pun kemudian dicuri oleh Miralem Pjanic.
Pjanic kemudian menyodorkan bola kepada Dybala. Setelah melakukan sedikit dribel, Dybala melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tak mampu digapai Salvatore Sirigu.
Baselli, tujuh menit berselang, kembali menuai petaka bagi timnya. Pemain yang pada awal-awal musim sempat dihukum oleh Mihajlovic akibat performa buruk harus menerima kartu merah usai dikartu kuning untuk kali kedua oleh wasit. Keputusan ini dibuat setelah Baselli menerjang Pjanic dengan kaki terangkat.
Keluarnya Baselli ini membuat Torino makin kesulitan untuk mengimbangi agresivitas Juventus. Berkali-kali, Juventus mampu membahayakan pertahanan Torino. Akan tetapi, segala upaya itu baru terbayar saat babak pertama menyisakan lima menit. Juan Cuadrado yang menerima umpan silang dari sisi kiri kemudian menyodorkan bola kepada Miralem Pjanic yang berlari dari lini kedua. Dengan sebuah tendangan akurat, Pjanic sukses memaksa Sirigu memungut bola untuk kali kedua dari dalam gawang.
Torino sendiri sempat mengancam gawang Juventus pada menit ke-43. Lewat sebuah tendangan bebas dari Ljajic, Andrea Belotti hampir saja mampu mencocor bola dari mulut gawang. Namun, kaki Belotti gagal menjangkau bola tersebut dan akhirnya, Gianlugi Buffon pun sukses menghalau bola. Saat turun minum, skor 2-0 masih terpampang di papan skor stadion.

Usai rehat, pertandingan berjalan dengan cukup berimbang. Torino yang sempat kelimpungan pada akhir-akhir babak pertama kembali menemukan ritme yang tepat dan berhasil menyulitkan Juventus.
Akan tetapi, saat babak kedua memasuki menit ke-12, Juventus kembali berhasil mencetak gol. Miralem Pjanic yang sudah membukukan gol berhasil mencatatkan assist kedua setelah sepak pojoknya sukses ditanduk dengan sempurna oleh Alex Sandro di tiang dekat.
Sebuah sundulan kembali menjadi ancaman bagi gawang Sirigu pada menit ke-65. Memanfaatkan umpan silang akurat Douglas Costa, Medhi Benatia yang maju ke kotak penalti lawan berhasil menyambut bola. Namun, Sirigu di situ menunjukkan kelasnya dengan melakukan sebuah penyelamatan akrobatik.
Juventus sendiri sama sekali tidak memberikan kesempatan bagi Torino untuk bernapas. Tiga menit kemudian, Juventus berhasil mendapatkan tiga peluang sekaligus lewat Mandzukic dan Dybala. Hanya saja, upaya-upaya mereka masih mampu digagalkan Sirigu, para pemain bertahan tim tetangga, serta tiang gawang.
Saat laga memasuki sepuluh menit terakhir, Allegri akhirnya memasukkan Higuain untuk menggantikan Mandzukic. Sepuluh menit di lapangan, Higuain melakukan kolaborasi apik dengan Dybala yang kemudian berhasil mencetak gol keduanya. Sirigu yang sepanjang pertandingan tampil luar biasa pun hanya bisa geleng-geleng kepala melihat gawangnya kembali kemasukan gol.
