Kawhi Leonard dan Jalan Panjang Era Baru Clippers Meraih Kejayaan

Era baru yang tengah dibangun Los Angeles (LA) Clippers dengan Kawhi Leonard dan Paul George di dalamnya, nyatanya belum melambungkan keyakinan Doc Rivers di awal NBA musim 2019/20.
Konsistensi dan kekompakan tim adalah beberapa aspek yang bikin sang pelatih tak mau bicara jauh soal kapasitas skuatnya. Terlebih, mereka bersaing di Wilayah Barat yang dihuni oleh tim-tim kuat NBA dalam beberapa tahun terakhir.
Clippers memang langsung menggebrak liga basket paling mewah sejagat usai mengalahkan LA Lakers dan Golden State Warriors pada dua pertandingan awal. Namun, mereka tergelincir di laga ketiga melawan Phoenix Suns.
Suns yang cuma menjadi juru kunci Wilayah Barat musim lalu dan tengah membangun ulang tim, mampu menumbangkan Clippers 130-122. Saat itu, Rivers menyebut timnya pantas kalah lantaran buruknya divisi pertahanan.
Kekalahan itu langsung dibayar tuntas Clippers dengan menumbangkan Charlotte Hornets 111-96, Selasa (29/10/2019) WIB. Lantaran hasil ini pula, Clippers untuk pertama kalinya kemasukan di bawah 100 poin.
Kendati demikian, Rivers menilai masih banyak ruang yang bisa dikembangkan dalam permainan Clippers. Seiring waktu berjalan, mantan juru latih Boston Celtics tersebut berharap chemistry pemain baru dan penggawa lama akan kian padu.
"Ada banyak aspek di mana kami bisa lebih baik. Anda bisa melihat itu seperti ketika pemain melakukan screen, menemukan momentum yang tepat, atau mengetahui di mana posisi temannya," kata Rivers dilansir ESPN.
"Ada banyak hal baru yang kami miliki di atas lapangan dan saya merasa kamis masih jauh dari permainan yang diinginkan. Bahkan, belum mendekati. Tapi, ada hal bagus terjadi," tuturnya menambahkan.
"Selama fase ini (adaptasi), kami harus mencoba terus memenangi pertandingan. Kami ada di Wilayah Barat dan kami harus terus berusaha untuk terus menang," ujarnya.
Hal senada dilontarkan Leonard terkait performa tim anyarnya. Clippers memang sudah membaik soal pertahanan yang dibuktikan saat melawan Hornets, tapi ada aspek non-teknis yang masih harus dimatangkan oleh Leonard dan kolega.
"Kami harus melakoni setiap pertandingan dengan prinsip bertahan sebaik mungkin dan di laga ini kami melakukannya. Memang masih awal bagi kami, ada jalan panjang menanti di depan," jelas Leonard.
"Kami masih membangun chemistry, mengenali permainan dan karakter satu sama lain di atas lapangan. Saya tak menyebut kami sudah sampai di titik itu, kami harus terus berusaha agar bisa sampai ke sana," pungkas eks penggawa San Antonio Spurs ini.
