kumparan
27 Januari 2019 16:15

Marcus/Kevin Jadi Juara Usai Taklukkan Ahsan/Hendra

Kevin Sanjaya Sukomuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Daihatsu Indonesia Masters 2019
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukomuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon meluapkan kegembiraan seusai meraih poin di Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Atmosfer Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (27/1/2019), sore itu betul-betul hidup. Di tribune, teriakan penonton dan balon tepuk berwarna merah-putih mendominasi. Mereka bak menjadi ritme yang mengiringi duel tempo tinggi yang tersaji di lapangan, tempat Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menghadapi Moh. Ahsan/Hendra Setiawan.
ADVERTISEMENT
Duel sesama pasangan Indonesia di sektor ganda putra ini menjadi salah satu highlight dari pertandingan final Indonesia Masters 2019. Pada akhirnya, Marcus/Kevin sukses meraih kemenangan dengan kedudukan 21-17 dan 21-11.
Tidak ada waktu untuk bernapas. Ketika menyaksikan Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra bertarung pada gim pertama, kedua pasangan seolah-olah menginjak pedal gas dalam-dalam dan berlomba pada sebuah trek lurus tanpa ujung. Agresivitas ditanggapi dengan agresivitas, kekuatan dibalas kekuatan.
Marcus/Kevin memang sempat unggul 3-0 pada awal-awal gim pertama, tetapi sejumlah kesalahan, termasuk bagaimana Marcus gagal memukul melewati net, membuat Ahsan/Hendra bisa menyamakan kedudukan —dan malah berbalik unggul setelahnya.
Kebangkitan Ahsan/Hendra itu ditanggapi dengan baik oleh Marcus/Kevin. Pada banyak kesempatan, Marcus dengan berani mencegat pukulan-pukulan cepat Ahsan/Hendra tepat di depan net. Setelahnya, Ahsan/Hendra mulai sering melakukan kesalahan.
ADVERTISEMENT
Ahsan/Hendra
Ahsan/Hendra di semifinal Indonesia Masters 2019. (Foto: Dok. PBSI)
Ahsan/Hendra masih sanggup menanggapi agresivitas dan kecepatan Marcus/Kevin. Namun, beberapa eror mereka justru lahir dari situ. Salah satu angka untuk Marcus/Kevin bahkan sempat lahir dari smes keras Ahsan yang mengenai net.
Pada kesempatan lainnya, kedua pasangan dengan berani bermain pendek di depan net. Namun, Marcus/Kevin beberapa kali untung dari situasi seperti ini. Salah satunya ketika mereka mendapatkan game point pada kedudukan 20-17.
Ketika pukulan Ahsan/Hendra out, Marcus/Kevin pun membungkus gim pertama ini untuk keunggulan mereka.
Pada gim kedua, Marcus/Kevin langsung tancap gas. Sementara, Ahsan/Hendra lambat panas. Alhasil, Marcus/Kevin sempat unggul jauh. Namun, keunggulan tersebut tidak betahan lama. Pasalnya, Ahsan/Hendra bangkit dengan cepat dan memaksakan kedudukan menjadi sama kuat 10-10.
ADVERTISEMENT
Namun, di sinilah kelemahan Ahsan/Hendra terlihat lagi. Ketika tempo makin cepat, mereka juga makin sering melakukan kesalahan. Saat smes keras Ahsan gagal menyeberangi net, Marcus/Kevin unggul 11-10 pada interval. Setelahnya, Marcus/Kevin unggul 13-10 saat pukulan Kevin jatuh di area belakang Ahsan/Hendra yang tidak terkawal.
Kevin Sanjaya Sukomuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Daihatsu Indonesia Masters 2019
Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukomuljo berpelukan seusai pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jalan untuk Ahsan/Hendra makin berat ketika mereka tak bisa memberi jawaban atas kegesitan Marcus yang begitu agresif di depan net. Alhasil, Marcus/Kevin pun unggul makin jauh: 16-11, lalu 18-11.
Dari situ, tekanan-tekanan yang dilakukan Marcus/Kevin kian gencar. Ahsan/Hendra keteteran. Berawal dari sebuah permainan net, Marcus melompat dari belakang untuk menghalau pukulan Ahsan. Pukulan menyilang Marcus jatuh tidak jauh di depan net, tetapi gagal diantisipasi oleh Ahsan/Hendra. Mereka pun mendapatkan championship point.
ADVERTISEMENT
Setelahnya, pukulan keras dari Kevin jatuh di area belakang lapangan Ahsan/Hendra. Poin ke-21 didapatkan oleh Marcus/Kevin, gelar juara pun direngkuh.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan