Melati Mohon ke Netizen RI Jangan Bully Pebulu Tangkis Negara Lain

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Praveen Jordan dan Melati Daeva di Thailand Open. Foto: Dok. BWF
zoom-in-whitePerbesar
Praveen Jordan dan Melati Daeva di Thailand Open. Foto: Dok. BWF

All England 2021 masih terus berlangsung usai tim bulu tangkis Indonesia dan Neslihan Yigit asal Turki dipaksa mundur. Di tengah kontroversi akibat kelalaian BWF dan panitia penyelenggara, atlet-atlet lain yang masih bertanding rupanya ikut kena imbasnya.

Sejumlah atlet negara lain menjadi sasaran kemarahan netizen Indonesia. Beberapa netizen menuliskan hal tentang All England dan BWF yang tidak adil di kolom komentar media sosial para atlet, bahkan ada yang sampai mengancam.

Merespons hal ini, Melati Daeva Oktavianti yang juga berada dalam rombongan tim RI di All England, berpesan kepada netizen agar aksi itu dihentikan. Menurut pasangan tanding Praveen Jordan itu, insiden ini bukan salah mereka.

"Kalau untuk ini, dari aku pribadi, minta tolong buat para netizen tolong jangan seperti itu, apalagi sampai mengancam ya," kata Melati kepada kumparan, Sabtu (20/3).

Praveen Jordan and Melati Daeva Oktavianti, juara ganda campuran All England 2020. Foto: ANTARA FOTO/Action Images via Reuters/Andrew Boyers

"Aku tahu gimana perasaan kalian (netizen), tetapi kita tetap harus sportif. Mereka (atlet negara lain) juga care kok sama kita. Banyak yang memberi support dan ikut prihatin terhadap masalah ini. Jadi, please jangan lakukan itu," kata juara All England 2020 bersama Praveen Jordan itu.

Salah satu peserta All England yang kompak menunjukkan simpatinya terhadap Indonesia adalah Denmark. Mereka memperlihatkannya via unggahan media sosial federasi dan pemain.

Kemudian, Chan Peng Son asal Malaysia dan Gabriela Stoeva dari Bulgaria pun menunjukkan simpati serupa. Mereka menunjukkannya via unggahan Insta Story.

Insta story Chan Peng Son asal Malaysia

Selain itu, dari pihak Kemenpora, NOC, KBRI London, serta PBSI juga sudah kompak menunjuk BWF sebagai dalang dirugikannya tim Indonesia dalam All England 2021.

Mereka tak menyalahkan kebijakan corona di Inggris, tetapi menuntut BWF dan panitia bertanggung jawab.

***

embed from external kumparan