Menpora soal Bonus Atlet PON Belum Cair: Ada Kendala Alokasi Keuangan Daerah

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menpora Dito Ariotedjo memberikan sambutan pertanyaan wartawan saat ramah tamah Menpora dengan Wamenpora di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (22/10/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menpora Dito Ariotedjo memberikan sambutan pertanyaan wartawan saat ramah tamah Menpora dengan Wamenpora di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (22/10/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Atlet Aceh mengaku belum dibayarkan bonusnya usai bertanding di PON Aceh-Sumut tahun lalu. Mengenai hal tersebut, Menpora RI, Dito Ariotedjo, buka suara.

Dito mengakui memang adanya kendala dalam alokasi keuangan daerah. Kendati begitu pihaknya tetap akan memantau soal bonus yang dijanjikan kepada para atlet.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov terkait. Memang ada kendala terkait dengan pengaturan alokasi keuangan daerah,” ucap Dito kepada kumparan, Rabu (2/7).

Pesta kembang api memeriahkan penutupan PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (20/9/2024). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

“Namun, kami sudah asistensikan dan monitor terus agar apa yang sudah dijanjikan kepada atlet bisa segera didapatkan,” tambahnya.

Sebelumnya, atlet Aceh mengaku dijanjikan bonus uang sebesar Rp 500 juta jika meraih prestasi di PON. Namun, sampai saat ini bonus belum turun ke tangan mereka.

“Nominalnya enggak disebutkan pasti. Namun, waktu itu Ketua Koni sempat mengusukan Rp 400 hinga Rp 500 juta,” ucap Atlet Bowling Aceh, Zulfidarni.